Daerah

Kadis Diskopukmdag Aceh Besar Dorong KDMP Harus Aktif dan Inovatif, Lam Lumpu Jadi Contoh

17
×

Kadis Diskopukmdag Aceh Besar Dorong KDMP Harus Aktif dan Inovatif, Lam Lumpu Jadi Contoh

Sebarkan artikel ini
Kadiskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si menyampaikan pandangan saat mengikuti Dialog Interaktif Luar Studio Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh terkait pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Syariah (KDMP) Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Jumat (26/6/2026). FOTO/ M HERIZAL

posaceh.com, Kota Jantho — Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, mengikuti Dialog Interaktif Luar Studio Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh terkait pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Syariah (KDMP) Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (26/6/2026).
Dalam dialog tersebut, Sulaimi menegaskan pentingnya peran aktif pengurus dalam menjalankan koperasi. Ia mengakui, selama ini masih terdapat kendala seperti kurang aktifnya sebagian pengurus, namun hal tersebut tidak boleh menjadi penghambat jalannya koperasi.

“Jika satu pengurus tidak aktif, harus segera diganti. Koperasi tidak boleh berhenti hanya karena satu orang,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan, inovasi, serta kreativitas pengurus dalam membangun koperasi agar tetap berjalan meski dengan berbagai keterbatasan. Menurutnya, keanggotaan koperasi perlu diperkuat dengan melibatkan perangkat gampong, tokoh adat, hingga masyarakat umum.
Selain itu, Sulaimi mengingatkan agar koperasi tidak terburu-buru membuka layanan pinjaman yang berisiko, melainkan fokus terlebih dahulu pada penguatan usaha dan stabilitas operasional.

“Jangan langsung berpikir soal pinjaman. Bangun dulu fondasi koperasi agar kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, pihaknya juga berencana memberikan pelatihan dan pendidikan kepada pengurus serta perangkat gampong guna meningkatkan kapasitas pengelolaan koperasi.
Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Peukan Bada, Rusdi S.Ag, MPd, menyampaikan bahwa pihak kecamatan terus memantau perkembangan koperasi di wilayahnya. Saat ini, dari 25 gampong, sebanyak 24 telah memiliki koperasi.

Sekcam Peukan Bada, Rusdi S.Ag, MPd menyampaikan sambutan Dialog Interaktif Luar Studio Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh terkait pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Syariah (KDMP) Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Jumat (26/6/2026). FOTO/ M HERIZAL

Ia menyebut KDMP Lam Lumpu berpotensi menjadi pilot project bagi gampong lainnya, meskipun masih terdapat koperasi yang belum aktif secara optimal.
“Kami terus melakukan pendampingan dan monitoring melalui business center agar koperasi berjalan sesuai aturan,” katanya.
Rusdi juga mendorong setiap koperasi memiliki branding usaha yang khas, sehingga mampu menarik minat masyarakat dan meningkatkan ekonomi lokal, bahkan berpotensi menjadi objek wisata berbasis koperasi.

Di sisi lain, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori, menyatakan kesiapan Bulog dalam mendukung koperasi melalui penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Ia menegaskan stok beras di Aceh dalam kondisi aman dan distribusi dapat dilakukan langsung ke desa-desa melalui koperasi.
“Kami siap bekerja sama dengan koperasi untuk menjaga stabilitas harga dan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ketua KDMP Lam Lumpu, Irawan, SE, menjelaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya saat ini terus berkembang dengan berbagai rencana unit usaha. Ia memastikan simpanan anggota aman dan dapat diambil kembali sesuai ketentuan.

Ia juga mengungkapkan sejumlah unit usaha yang akan dikembangkan, seperti pengangkutan sampah, pembayaran listrik dan air, penjualan ATK, fotokopi, hingga pengelolaan kolam renang.
“Kami ingin koperasi ini menjadi pusat ekonomi masyarakat. Semua produk anggota akan kami tampung dan kembangkan,” jelasnya.
Selain itu, koperasi juga menargetkan distribusi LPG untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan energi dengan lebih mudah.
Anggota koperasi, Helmi, menambahkan bahwa kunci keberhasilan koperasi terletak pada kepercayaan anggota terhadap pengurus, khususnya ketua.

“Kepercayaan adalah kunci. Jika anggota percaya, koperasi akan berjalan. Kami juga aktif mengajak masyarakat lain untuk bergabung,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, KDMP Lam Lumpu diharapkan mampu menjadi model koperasi desa yang mandiri, inovatif, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Rinaldi)