posaceh.com, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan kinerja positif pada Triwulan I Tahun 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 17,1 persen secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan tabungan yang mencapai 20,18 persen YoY, tertinggi di industri perbankan nasional.
Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pertumbuhan tabungan BSI dipicu meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menggunakan layanan perbankan syariah serta mempersiapkan ibadah haji melalui produk-produk BSI.
“Pertumbuhan tabungan BSI pada Triwulan I 2026 menjadi yang tertinggi di industri. Hal ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan produk perbankan syariah yang kami hadirkan,” ujar Anggoro di Kantor BSI The Tower Jakarta, Senin (12/5/2026).
Menurutnya, tren positif tersebut juga dipengaruhi meningkatnya kesadaran generasi muda untuk merencanakan keuangan jangka panjang melalui layanan keuangan berbasis syariah.
“Minat generasi muda untuk berhaji dan menggunakan produk BSI terus meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional,” katanya.
BSI optimistis pertumbuhan bisnis perseroan akan terus berlanjut seiring meningkatnya inklusi dan literasi keuangan syariah di Indonesia. Perseroan juga terus memperkuat layanan digital serta inovasi produk untuk menjawab kebutuhan nasabah dari berbagai segmen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran direksi BSI, yakni Direktur Risk Management Grandhis H Harumansyah, Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho, Wakil Direktur Utama Bob T Ananta, serta Direktur Sales and Distribution Anton Sukarna.(Why/*)











