posaceh.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) di sejumlah wilayah Indonesia untuk periode 15-21 September 2026.
Dalam prakiraan tersebut, terdapat tiga wilayah yang masuk kategori Frequent (FRQ).
Kategori FRQ adalah wilayah dengan persentase cakupan spasial maksimum awan Cumulonimbus lebih dari 75 persen.
3 Wilayah Masuk Kategori Frequent
Berdasarkan informasi BMKG, pertumbuhan awan Cumulonimbus kategori FRQ pada 15-21 September 2026 berpotensi terjadi di:
* Samudra Hindia barat Aceh;
* Samudra Hindia barat Kepulauan Nias;
* Selat Malaka bagian utara.
BMKG juga memprakirakan potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus dengan cakupan area 50-75 persen atau kategori Occasional (OCNL) di sejumlah wilayah daratan dan perairan.
Wilayah Kategori Occasional
Di Sumatera, wilayah yang masuk kategori OCNL meliputi:
* Aceh
* Bengkulu
* Jambi
* Riau
* Sumatera Barat
* Sumatera Selatan
* Sumatera Utara
Di Kalimantan, potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus kategori OCNL diprakirakan terjadi di:
* Kalimantan Barat
* Kalimantan Tengah
* Kalimantan Timur
* Kalimantan Utara (Muh/*)











