DaerahPemerintah AcehPendidikan

BKKBN-BKPRMI Banda Aceh Gelar Penguatan Forum Genre dan Seleksi FASI 2025

509
×

BKKBN-BKPRMI Banda Aceh Gelar Penguatan Forum Genre dan Seleksi FASI 2025

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim SKM MKes, Kepala DP3A Aceh Meutia Juliana SSTP MSi, dan Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh Akhina Bukhari, foto bersama peserta pada acara Penguatan Forum Genre di Masjid Syech Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (23/11/2025). (Foto: Dok. BKPRMI Banda Aceh)

posaceh.com, Banda Aceh – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Banda Aceh, menggelar Penguatan Forum Genre di Masjid Syech Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (23/11/2025).

Dalam siaran pers yang diterima media ini dari Sekretaris Umum DPD BKPRMI Banda Aceh, Akhina Ismuadi, MSi, Senin (24/11/2025) disebutkan, kegiatan yang diikuti lebih dari 500 peserta tersebut dirangkai dengan pelaksanaan Seleksi Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Kota Banda Aceh 2025, sehingga menambah antusiasme peserta dari kalangan remaja masjid, ustadz/ustadzah, hingga wali santri.

Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh Akhina Bukhari, memberikan tropi dan piagam kepada seorang pemenang pada acara Penguatan Forum Genre di Masjid Syech Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (23/11/2025). (Foto: Dok. BKPRMI Banda Aceh)

Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Akhina Bukhari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembinaan remaja berbasis nilai keislaman dan wawasan masa depan. Ia menilai FASI dan edukasi Genre merupakan dua pendekatan yang saling melengkapi.

“Kita ingin melahirkan generasi muda yang bukan hanya cerdas membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga siap merencanakan masa depannya dengan matang. Kolaborasi ini menjadi ruang yang ideal bagi remaja untuk tumbuh sebagai generasi berkarakter dan berdaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim SKM MKes, menyampaikan bahwa remaja adalah kelompok strategis dalam pembangunan keluarga.

Ia mendorong agar edukasi penyiapan kehidupan berkeluarga tidak hanya dipahami sebagai materi teoritis, tetapi sebagai keterampilan hidup yang harus mulai diasah sejak dini.

“Remaja perlu mendapatkan bimbingan yang benar tentang kesehatan reproduksi, pengambilan keputusan, serta perencanaan masa depan. Dengan jangkauan peserta yang besar seperti hari ini, pesan pembangunan keluarga dapat tersebar lebih luas dan efektif,” kata Safrina.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh, Meutia Juliana SSTP MSi, turut memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang menyasar kelompok usia rentan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguatan kapasitas remaja berkontribusi langsung terhadap upaya perlindungan anak dan pencegahan kekerasan.

“Remaja yang teredukasi dengan baik akan tumbuh lebih percaya diri, sadar risiko, dan mampu melindungi dirinya dari berbagai bentuk kerentanan. Kolaborasi lintas lembaga seperti ini adalah model ideal untuk memperkuat ekosistem perlindungan anak di Aceh,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu tidak hanya berfungsi sebagai wadah edukasi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, motivasi, dan penguatan peran remaja sebagai agen perubahan.

Sinergi antara BKKBN, BKPRMI, dan DP3A Aceh diharapkan mampu melahirkan generasi berencana yang cerdas, berintegritas, dan unggul dalam karakter keislaman. (Adv)