posaceh.com, Aceh Utara – Bersama masyarakat Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) kelompok 192 Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan pelatihan pembuatan Soantri di Balai Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu (28/10/2020).
Mahasiswa KKN 192 yang beranggotakan tujuh orang terdiri dari Muhammad Jefri Yacob (Teknik Elektro), Nadila Astari (Teknik Sipil), Rahmatun Aulia (Teknik Sipil), Rismayana (Akuntansi), Auliani (Teknik Kimia), Rini Astuti (Teknik Sipil), Muhammad Naufal (Teknik Industri) yang berada dibawah naungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Harinawati S. Sos., M. A ini melakukan kegiatan tersebut dengan tujuan agar dapat dikembangkan oleh masyarakat Gampong Paloh Lada untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dimasa pandemi saat ini.
“Selain memberikan pelatihan pembuatan soantri dan menghemat pemakaian soantri, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan warga Paloh Lada dimasa pandemi,” ujar Auliani, bendahara kelompok KKN 192.
Program pelatihan pembuatan sabun ini dilaksanakan Rabu 28 Oktober 2020 mulai pukul 09.00-11.00 WIB dengan partisipan 12 orang sebagai perwakilan warga Paloh Lada Dewantara, Aceh Utara. Kegiatan diawali dengan pembagian resep pembuatan Soantri kepada para partisipan dan memberikan penjelasan tentang bahan yang digunakan.
Adapun bahan-bahan yang digunakan yaitu Texapon, Sodium Sulfat, NaCl, Asam Sitrat, Ambitel, Pewangi dan pewarna pakaian. Setelah melakukan penjelasan, para mahasiswa pun memulai proses pembuatan soantri dengan mencampurkan bahan tersebut satu-persatu dalam ember berukuran besar dan diaduk menggunakan sendok pengaduk hingga semua bahan tercampur rata.
Salah satu partisipan pelatihan pembuatan soantri Nurhayati mengatakan dengan pelatihan ini pihaknya sangat berterima kasih kepada mahasiswa, lantaran pelatihan tersebut sangat memberi banyak manfaat, selain menghemat pemakaian soantri juga dapat dikembangkan secara home industri.
“Sangat kreatif dan sangat bermanfaat, bahan yang dibutuhkan pun mudah didapat di toko bahan kimia terdekat. Bisa dibuat di rumah dan diproduksi sendiri untuk dijual,” demikian Auliani, bendahara kelompok KKN 192 Unimal. (Rah/MarDG)











