Daerah

Bea Cukai Meulaboh Pelajari Strategi Penguatan Hubungan Media di Kanwil Bea Cukai Aceh

122
×

Bea Cukai Meulaboh Pelajari Strategi Penguatan Hubungan Media di Kanwil Bea Cukai Aceh

Sebarkan artikel ini
Tim Bea Cukai Meulaboh melakukan kunjungan kerja dan lakukan pertemuan dengan tim Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh, di Kanwil Bea Cukai Aceh, Banda Aceh, Selasa (18/11/2025). FOTO/ WAHYU DESMI

posaceh.com, Banda Aceh — Dalam upaya memperkuat transparansi informasi publik, serta mempelajari strategi penguatan hubungan media dan pengelolaan komunikasi publik yang selama ini diterapkan di wilayah Aceh, Bea Cukai Meulaboh melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa (18/11/2025).

Kedatangan rombongan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Leni Rahmasari, yang menegaskan bahwa media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi resmi pemerintah kepada masyarakat.

“Media bukan hanya penyampai berita, tetapi mitra strategis bagi kami. Melalui media, informasi yang benar dan mudah dipahami dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat,” ujarnya saat membuka sesi diskusi bersama rombongan Bea Cukai Meulaboh.

Leni juga menekankan, pola hubungan pemerintah dan media harus berorientasi pada kolaborasi. “Saat ini peran media sangat besar dalam memberikan edukasi publik. Karena itu, hubungan yang dibangun harus saling melengkapi agar pesan yang disampaikan tetap akurat dan membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai pengelolaan Aceh Customs Media Hub (AMEH), sebuah pusat informasi digital yang dirancang untuk memudahkan jurnalis dan masyarakat mengakses konten resmi Bea Cukai Aceh. Platform ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik yang menekankan transparansi dan kecepatan informasi.

Melalui AMEH, Bea Cukai Aceh berupaya memperluas jangkauan edukasi publik, terutama terkait kepabeanan dan cukai, sekaligus mendorong perubahan paradigma bahwa media bukan hanya penerima rilis, tetapi bagian dari ekosistem informasi yang harus diperkuat.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi publik di lingkungan Bea Cukai daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan media dalam menghadapi tantangan informasi yang semakin cepat dan dinamis.

Hubungan baik antara media dan instansi pemerintah, sebagaimana disampaikan Kanwil Bea Cukai Aceh, merupakan fondasi penting dalam membangun komunikasi publik yang modern, transparan, dan terpercaya. Langkah-langkah yang telah diterapkan di Aceh diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun ruang informasi yang terbuka bagi masyarakat.(Why/*)