Daerah

Banda Aceh Pertahankan Juara Umum FASI Provinsi Aceh 2022

2318
×

Banda Aceh Pertahankan Juara Umum FASI Provinsi Aceh 2022

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRA Safaruddin menyerah piala juara umum FASI Aceh kepada Penasehat BKPRMI Kota Banda Aceh H Isnaini Husda yang juga Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, pada penutupan di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (10/11/2022) malam. FOTO/ ISMAIL PHONNA

posaceh.com, Banda Aceh – Kafilah Kota Banda Aceh Kembali Pertahankan Juara Umum Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XII 2022 tingkat Provinsi Aceh, setelah sebelumnya pada tahun 2019 lalu juga memperoleh juara umum. Keputusan itu diumumkan oleh Koordinator Dewan Hakim FASI Aceh, Zulfadli Alfasyi pada penutupan di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (10/11/2022) malam.

Dikatakan Zulfadli, bahwa Kota Banda Aceh berhasil meraih juara umum FASI Propinsi Aceh dengan nilai 98, Kemudian Juara umum kedua Kota Subulussalam dengan nilai 37 dan Juara umum ketiga diraih Kabupaten Aceh Besar dengan nilai 23.

Piala Juara umum FASI Propinsi Aceh diserahkan oleh Wakil Ketua DPR Aceh Safaruddin yang diterima oleh Waki Ketua DPRK Banda Aceh H Isnaini Husda yang juga Penasehat BKPRMI Kota Banda Aceh, didampingi Kepala Dinas Syariat Islam, dan Ketua BKPRMI Kota Akhina Bukhari.
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh H Isnaini Husda mengucapkan selamat kepada Kafilah Kota Banda Aceh yang kembali mempertahankan juara umum FASI Aceh.

Anggota DPRA Tgk Yunus menyerahkan hadiah kepada Iffat Assyarif salah satu peserta Juara FASI Kafilah Kota Banda Aceh, pada penutupan di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (10/11/2022) malam.
FOTO/ ISMAIL PHONNA

Katanya, semua ini berkat perjuangan anak-anak, official, kafilah Kota Banda Aceh dibawah binaan BKPRMI Kota Banda Aceh, juga dukungan yang luar biasa dari wali santri yang setia mendampingi anaknya sejak dari FASI Kota Banda Aceh.

“Support besar dari orang tua merupakan motivasi bagi anak-anak untuk mengukir prestasi diajang FASI. Dukungan dan semangat yang luar biasa BKPRMI Kota Banda Aceh menjadi salah satu faktor anak-anak bisa meraih prestasi, sehingga bisa memperoleh Juara Umum di FASI Aceh,” kata Isnaini Husda.

Raihan Juara umum, kata Penasehat BKPRMI Kota Banda Aceh, ini menjadi catatan yang sangat berharga bagi Kota Banda Aceh, dimana anak-anak bisa mempersembah hadiah yang luar biasa.
“Pembinaan anak-anak usia dini terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh, yang nantinya mereka beranjak dewasa kelak akan menggantikan orang-orang tua yang sekarang menjabat pimpinan daerah dan lain sebagainya di Kota Banda Aceh,” ujar Wakil Ketua DPRK Banda Aceh itu.
Menurutnya, untuk menjadi generasi qur’ani harus dimulai sejak usia dini, ajang FASI menjadi wadah pembinaan untuk memotivasi anak usia dini yang nantinya akan berkiprah ditingkat yang lebih tinggi ketika mereka beranjak besar dan dewasa.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Banda Aceh Akhina Bukhari menyebutkan, Kafilah FASI Kota Banda Aceh berhasil membawa pulang Juara 1 sebanyak 21 orang, Juara 2 Sebanyak 9 orang, juara 3 sebanyak 4 orang dan juara harapan 1 sebanyak 1 orang.

“Ada 35 Tropi yang berhasil dibawa pulang oleh Kontingen Kota Banda Aceh pada FASI Aceh 2022 ini. Hanya 6 orang dari 41 peserta yang tidak membawa piala,” sebut Akhina Bukhari.
Juara umum ini kata Akhina Bukhari diperoleh berkat kerja keras dan semangat anak-anak, official dan dapat mempertahankan juara umum.

Menanggapi hanya enam orang peserta Perwakilan FASI Kota Banda Aceh yang tidak mendapatkan hadiah, Isnaini Husda mengatakan, ia akan diberikan Hadiah uang tunai sebesar Rp. 500 ribu kepada mereka.

“Saya akan memberikan juga hadiah Rp 500 ribu buat enal orang anak-anak kami yang telah berjuang di FASI Propinsi Aceh meskipun belum berhasil membawa pulang juaranya. Ini sebagai bentuk penghargaan kepada anak-anak kami,” tegas Isnaini Husda
Ketua Kontingen FASI Kota Banda Aceh Ustadz Marzatillah mengatakan Kafilah FASI Kota Aceh tahun 2022 ini sangat luar biasa sekali, mengingat Banda Aceh kembali berhasil mempertahankan juara umumnya, poinnya juga sangat jauh beda antara Juara Umum 1 nilainya 98 sedangkan juara umum 2 nilainya 37. Ada 61 poin selisinya.

Menurut Ustadz Marzatillah, Ini merupakan sesuatu prestasi yang luar biasa. Kemenangan ini adalah untuk semua kita anak-anak, official, ustadz-ustazah yang telah melatih anak-anak, orang tua karena FASI tahun ini sangat luar biasa sekali perjuangannya, karena ada anak yang sakit tetap berjuang untuk bisa ikut lomba, bahkan ada yang masih dirawat di rumah sakit, rela lepas inpus untuk ikut lomba.

“Artinya memang perjuangan anak-anak tidak sia-sia, dan Alhamdulillah dapat juara umum dengan poin yang sangat luar biasa sekali, mudah-mudahan kedepan kembali bisa mempertahankan juara umumnya lagi,” ujarnya dengan penuh haru.
Atas prestasi tersebut, Ia berharap mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya Kota Banda Aceh untuk anak-anak yang telah berhasil mengukir prestasi. “Tentu ini menjadi motivasi kepada anak-anak lain untuk kedepannya hingga Banda Aceh memikili potensi anak-anak yang bisa diunggulkan baik di FASI maupun lainnya,” pungkasnya.(Ismail)