posaceh.com, Jakarta – Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal , terlihat mengalami pincang setelah pertandingan melawan Prancis dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 .
Yamal bermain sebagai starter dan terus berada di lapangan hingga laga bubar. Tidak ada aksi yang mencolok mata dari pemain 19 tahun itu, namun ada kontribusi besar Yamal pada adu penalti yang berakhirnya gol pertama Spanyol.
Dalam rekaman video yang disebarluaskan Diario AS , Yamal terlihat terpincang setelah laga ketika ingin mendekati kerabat dan sanak keluarga yang ada di tribune.
Selama 90 menit lebih, Yamal tampil cukup aktif berusaha menyisir sisi kiri yang memang area permainannya. Lantaran aksi tersebut, Yamal pun beberapa kali harus menghadapi duel dan tekel lawan. Kendati ada pula kalanya Yamal yang melintasi lawan.
Pelatih Luis de la Fuente mencoba menjelaskan ada masalah pada kaki anak asuhnya ketika menjawab pertanyaan di mixed zone.
“Sejauh yang saya tahu dia baik-baik saja, tapi justru Pedro Porro yang mengalami ketegangan otot, yang akan kami periksa,” ujar mantan pelatih timnas Spanyol di level kelompok umur tersebut.
Berbeda dengan sang pelatih, kapten Rodri menyinggung masalah kaki Yamal dengan keputusan wasit. Gelandang Manchester City tidak habis pikir dengan keputusan-keputusan pengadil yang membiarkan pelanggaran demi pelanggaran terjadi tanpa ada hukuman.
“Jelas bahwa kami menghadapi situasi pelanggaran berulang-ulang dalam tiga pertandingan terakhir. Saya paham mungkin ada beberapa yang bukan pelanggaran, tetapi ada 10 atau 15 kali pemain jatuh, terselengkat, dan mereka harus memberikan hukuman, karena kalau tidak maka bek-bek lawan akan terus melakukan hal yang sama. Hari ini terlihat jelas sekali kelonggarannya,” beber Rodri.
Yamal datang ke Piala Dunia 2026 dengan kondisi fisik yang tidak 100 persen bugar. Dalam pertandingan pertama Spanyol, Yamal baru masuk pada babak kedua melawan Tanjung Verde.(Muh/*)











