Internasional

Badai Disertai Hujan Deras dan Angin Kencang Hantam Malaga

834
×

Badai Disertai Hujan Deras dan Angin Kencang Hantam Malaga

Sebarkan artikel ini
Seorang pria berjalan di depan spanduk bertuliskan: "Terima kasih Rafa" saat final Piala Billie Jean King di gedung olah raga Martin Carpena di Malaga, Spanyol selatan, Rabu (13/11/2024) dibatalkan. FOTO/AP

posaceh.com, Madrid – Badai kembali membawa hujan deras dan angin kencang di Malaga, hanya dua pekan setelah bencana banjir di Valencia, Spanyol yang menewaskan sedikitnya 224 orang.

Provinsi Málaga di Andalusia di selatan negara tersebut terkena dampak parah, namun sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan besar atau korban jiwa.

Di wilayah Mediterania, Valencia, di sebelah timur negara tersebut, yang dilanda bencana dua pekan lalu, dampak dari sistem tekanan rendah yang baru sejauh ini relatif ringan.

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dua pekan lalu meningkat menjadi 224 orang, 216 di antaranya berada di Provinsi Valencia saja, kata pemerintah pada X, Kamis (14/11/2024). Namun, sebanyak 16 korban banjir masih belum ditemukan.

Pihak berwenang secara khusus mengawasi tingkat ketinggian air di banyak sungai di wilayah Valencia dan Andalusia. Di mana tingkat peringatan oranye dan kuning saat ini berlaku di wilayah pesisir.

Di wilayah Valencia, mobil pribadi tidak diperbolehkan digunakan hingga malam hari, dan banyak sekolah akan tetap tutup di wilayah yang terkena dampak. Transportasi umum juga lumpuh di banyak tempat.

Sedangkan wilayah pesisir Valencia ditempatkan dalam status siaga tertinggi pada Rabu (13/11/2024) malam. Badan Peramal Cuaca mengatakan curah hujan hingga 180 milimeter (7 inci) bisa turun di sana dalam waktu lima jam.

Upaya pembersihan di wilayah Valencia yang paling parah terkena dampak badai pada 29 Oktober 2024 masih terus berlanjut. Ada kekhawatiran mengenai kemungkinan turunnya hujan lagi ke jalan-jalan yang masih tertutup lumpur dan puing-puing.

Di Provinsi Malaga selatan, jalan-jalan terendam banjir, sementara 3.000 orang di dekat sungai Guadalhorce diungsikan dari rumah mereka sebagai tindakan pencegahan. Sekolah-sekolah di seluruh provinsi ditutup, begitu pula banyak toko.

Layanan kereta api dibatalkan antara Malaga dan Madrid, dan antara Barcelona dan Valencia. Pemerintah daerah Valencia juga membatasi penggunaan kendaraan pribadi di daerah yang dilanda badai pada Oktober, ketika banjir mirip tsunami menyebabkan tumpukan mobil yang parah. Tidak ada laporan korban jiwa akibat badai baru tersebut.

Peramal cuaca Spanyol, AEMET, membuat Malaga dalam status siaga merah, dengan mengatakan curah hujan mencapai 70 milimeter dalam satu jam. Sebagian provinsi Tarragona di timur juga menghadapi hujan deras dan masih dalam status siaga merah.

Ramalan cuaca di Malaga menunda dimulainya final tenis Piala Billie Jean King antara Spanyol dan Polandia, yang dijadwalkan pada Rabu (13/11/2024).

Sistem badai yang melanda Spanyol disebabkan oleh udara hangat yang bertabrakan dengan udara dingin yang stagnan dan membentuk awan hujan yang kuat. Para ahli mengatakan bahwa siklus kekeringan dan banjir meningkat seiring dengan perubahan iklim.(Muh/*)