News

Ayo Donor Darah di PMI Banda Aceh

1975
FOTO/ KIRIMAN SAFRIADI IBRAHIM Saat masyarakat melakukan donor darah di PMI Banda Aceh, beberapa waktu lalu.
FOTO/ KIRIMAN SAFRIADI IBRAHIM Saat masyarakat melakukan donor darah di PMI Banda Aceh, beberapa waktu lalu.

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Pandemi corona virus desease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap hampir di semua lini kehidupan masyarakat, tidak terkecuali di Banda Aceh. Suatu dampak signifikan adalah terasa susahnya dalam persediaan darah di unit donor darah PMI Banda Aceh.

Sebelum wabah Covid-19 mendera, untuk memenuhi persediaan darah, PMI setiap hari bisa menggelar donor darah massal yang melibatkan banyak orang di berbagai kantor pemerintah, swasta, perbankan serta setiap minggu pagi di lapangan Blang Padang dan arena car free day.

Namun dalam penerapan physical distancing, social distang – hindari bersentuhan fisik dan kerumunan banyak orang atau jaga jarak – mencegah serta memutus rantai penyebaran Covid-19, PMI sedikit kewalahan untuk memenuhi persediaan darah.

Sementara pasien di rumah sakit tidak mengenal musim saat mereka butuh darah.

Untuk memenuhi persediaan darah, PMI Banda Aceh mengajak masyarakat yang sehat untuk bisa datang ke PMI mendonasikan darahnya.
Seperti dilakukan mantan Walikota Sabang, yang juga Wakil Kepala BPKS Sabang, Islamuddin yang rutin sebagai pendonor rutin dan kembali mendonorkan darahnya di PMI Banda Aceh, Jumat 10 April 2020 di P

Saat ditanya kenapa rutin donor darah? “Untuk kesehatan diri serta bisa membantu kehidupan orang lain, membantu menyambung hidup orang,” katanya.

Kepala Markas PMI Banda Aceh, Safriadi Ibrahim juga mengimbau masyarakat yang sehat tapi belum donor atau masa donor darahnya sudah tiba, jangan segan-segan ke PMI untuk mendonasikan darah.

Safriadi menyebutkan, di saat pencegahan Covid-19, kebutuhan di rumah sakit juga tidak berkurang dan cenderung meningkat.

Katanya, masyarakat tidak perlu khawatir, tidak ada penemuan Covid 19 bisa menular lewat donor atau transfusi darah. “Insya Allah aman.Apalagi di PMI Banda Aceh juga menerapkan protokol tambahan untuk mencegah penyebaran virus tersebut kepada setiap pendonor yang datang,” ujarnya.(Sudirman Mansyur/Ril)

Exit mobile version