Banghas

Asal Mula Orang Tangse

1885
×

Asal Mula Orang Tangse

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tangse, dengan sungai jernih mengalir dan persawahan tertata rapi di bentang alam bukit barisan

posaceh.com, Banda Aceh- TANGSE merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh, yang dikenal dengan keindahan alamnya dan sejarah masyarakatnya yang kaya.

Dikutip dari wikipedia, Tangse berada di atas ketinggian 600-1200 mdpl. Iklim yang sejuk dengan curah hujan yang tinggi kualitas tanaman terbaik karena memiliki tanah yang subur. Memiliki hasil tambang seperti emas, biji besi dll. Di era 1970-an, wilayah ini merupakan daerah paling makmur di Aceh, dengan kopi robusta, liberika, padi (beras cantik manis) yang sangat legit, durian yang manis dan holtikultura lainnya.

Asal mula orang Tangse memiliki keterkaitan erat dengan sejarah migrasi, pengaruh kerajaan Aceh, dan kondisi geografis kawasan ini.

Secara historis, Tangse diyakini mulai dihuni oleh masyarakat yang bermigrasi dari daerah pesisir Pidie ke pedalaman, mencari tempat yang subur dan strategis untuk bercocok tanam serta bertahan hidup. Wilayah Tangse yang dikelilingi oleh pegunungan dan hutan lebat memberikan perlindungan alami dari ancaman luar, baik dari musuh maupun gangguan alam seperti banjir dari daerah pesisir.

Selain itu, Tangse memiliki hubungan erat dengan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam. Pada masa kejayaan kerajaan tersebut, Tangse berfungsi sebagai salah satu kawasan strategis yang mendukung kegiatan ekonomi dan pertahanan. Masyarakat Tangse yang tinggal di pedalaman juga dipercaya memiliki peran penting sebagai penjaga jalur logistik dan komunikasi antara wilayah pesisir dan pedalaman.

Dari sisi budaya, masyarakat Tangse dikenal memiliki identitas yang kuat. Bahasa yang mereka gunakan merupakan dialek Aceh, dengan sedikit perbedaan yang mencerminkan pengaruh lokal. Tradisi gotong royong, nilai-nilai keislaman yang kuat, serta kearifan lokal seperti bertani dan berkebun tetap menjadi ciri khas masyarakat Tangse hingga kini.

Secara geografis, Tangse juga menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah, terutama dalam sektor pertanian. Hal ini membuat Tangse menjadi daerah yang penting secara ekonomi bagi Kabupaten Pidie.

Meski banyak perubahan terjadi seiring waktu, masyarakat Tangse tetap mempertahankan tradisi dan identitas mereka sebagai bagian dari sejarah panjang Aceh. Dengan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, Tangse tetap menjadi kebanggaan masyarakat Pidie dan Aceh secara keseluruhan. (Hasnanda Putra)