News

Aminullah Bersama Isnaini Lakukan Peletakan Batu Pertama Rumah Produksi Kasab dan Souvenir

2039
×

Aminullah Bersama Isnaini Lakukan Peletakan Batu Pertama Rumah Produksi Kasab dan Souvenir

Sebarkan artikel ini
FOTO/ DOK DPRK BANDA ACEH Kegiatan peletakan batu pertama rumah produksi Kasab dan Souvenir Aceh di Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (27/8/2020).

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SEAk MM bersama Wakil Ketua DPRK Banda Aceh H Isnaini Husda SE, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh M Yoza Habibie ST MT melakukan peletakan batu pertama rumah produksi Kasab dan Souvenir Aceh di Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (27/8/2020).

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman dalam sambutannya menyebutkan pembangunan rumah produksi tersebut berasal dari anggaran APBN 2020 sebesar Rp.944.546.000 akan selesai Desember 2020. “Rumah produksi Kasab dan Souvenir Aceh diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Gampong Lambhuk,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Aminullah menyampaikan terimakasih kepada Kepala BPPW Aceh dan jajaran yang terus membantu Kota Banda Aceh dengan program-programnya, termasuk pembangunan rumah produksi ini, kerjasama BPPW lewat program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dengan Dinas Perkim.

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh berharap dengan pembangunan rumah produksi ini dapat membantu para UMKM untuk terus memproduksi dan memasarkan produknya.

Sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kehadiran rumah produksi ini sangat bermanfaat, terutama bagi sektor UMKM. Ini akanmemberikan multiflier effect bagi perekonomian masyarakat,” pungkas Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, H Isnaini juga berpesan agar para peluku UMKM dapat terus menjaga kualitas terbaiknya. “Kita berharap UMKM dapat terus maju, memproduksi dan memasarkan produknya. Namun menjaga kualitas itu penting karena itu kunci persaingan dan kesuksesan sebuah UMKM,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Balai BPPW Aceh, M Yoza Habibie ST MT menyampaikan Program KOTAKU merupakan upaya strategis pihak PUPR yang berkolaborasi dengan Pemko Banda Aceh dalam rangka menguatkan peran masyarakat untuk penanganan kawasan kumuh. “Harapannya, pembangunan rumah produksi tersebut akan mendorong lahirnya sentra-sentra baru perekonomian masyarakat,” ujar M Yoza Habibie.(MarDG/*)