Pemko Banda Aceh

Amin – Zainal Resmikan Gedung Az-Zahrah RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh

3307
Wali Kota Banda Aceh bersama Wakil Wali Kota Banda Aceh didampingi Direktur RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh memotong pita tanda peresmian edung rawat inap kelas I Az-Zahrah milik RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. FOTO/ABDUL MUIZ

posaceh.com, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman dan Wakil Wali Kota Banda Aceh H Zainal Arifin atau Amin – Zainal meresmikan gedung rawat inap kelas I Az-Zahrah milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh, Selasa (5/7/2022).

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman, SEAk MM mengatakan, gedung A-Zahrah merupakan upaya peningkatan layanan kesehatan di RSUD Meuraxa.
“Gedung Az-Zahrah menjadi gedung yang dikhususkan memberikan layanan kesehatan bagi warga Kota Banda Aceh maupun masyarakat lainnya yang memiliki layanan kesehatan kelas I,” kata Wali Kota.

Selain peresmian gedung Az-Zahra, Wali Kota Banda Aceh juga meresmikan gedung poliklinik Az-Zaytun. Gedung Az-Zaytun sendiri merupakan gedung baru RSUD Meuraxa yang pembangunannya rampung pada tahun 2019 lalu.
“Sebenarnya tahun 2019 gedung Az-Zaytun ini sudah selesai, namun pada tahun 2020 terjadi pandemi Covid-19 dimana gedung ini di manfaatkan menjadi ruangan pinere yang merawat pasien yang terpapar Covid-19,” ujar Aminullah Usman.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, SEAk, MM menandatangani prasasti peresmian gedung rawat inap kelas I Az-Zahrah milik RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. FOTO/ABDUL MUIZ

Ia menegaskan, kedua gedung yang sudah dibangun akan segera diaktifkan untuk menambah peforma pelayanan RSUD Meuraxa.
“Gedung Az-Zaytun akan diaktifkan kembali menjadi poliklinik rawat jalan sesuai dengan rencana awal, dan gedung Az-Zahrah juga akan segera difungsikan setelah semua fasilitas rungan dipenuhi, saat ini sedang berjalan proses pelengkapan fasilitas itu,” tegasnya.

Terkait dengan gedung Az-Zahra Aminullah menuturkan, gedung ini menawarkan kenyamanan perawatan kenyamanan bagi pasien, dengan harapan pasien lekas sembuh.
“Yang kita harapkan dari gedung ini juga mampu memberikan kenyamanan pasien, agar cepat sembuh dan cepat kembali ke rumah,” tutur Aminullah.

Wali Kota juga mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh senantiasa memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan alat dan fasilitas lainnya di RSUD Meuraxa, RSUD Meuraxa juga sedang membangun bangunan baru yang dikhususkan sebagai gedung Instalasi Bedah Sentral.
“Pemko senantiasa memberikan perhatian lebih kepada RSUD Meuraxa, kita semua ingin RSUD menjadi besar dan mampu bersaing dengan Rumah Sakit besar lainnya, maka dari itu kita terus mendorong peningkatan fasilitas dan layanan, RSUD Meuraxa juga sedang siapkan gedung baru lainnya yaitu gedung Instalasi Bedah Sentral yang juga bisa dimanfaatkan sebagai gedung isolasi,” ujarnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh warga Kota Banda Aceh menjaga budaya hidup sehat, karena saat ini Banda Aceh mendapat gelar Kota sehat, dengan indeks 0,28 persen. Ditopang dengan IPM tertinggi nomor dua setelah Jakarta yaitu 85,71 persen.
“Jadi, ini benar-benar harus kita jaga dengan baik, selain layanan kesehatan RSUD Meuraxa yang terus kita benahi juga kebiasaan hidup sehat ditengah warga juga harus kita jaga, agar prestasi ini mampu dipertahankan dan memotivasi warga untuk hidup sehat,” ungkap Aminullah Usman.

Aminullah juga mengucapkan, jika saat ini Meuraxa juga sudah ditetapkan sebagai Rumah Sakit pendidikan dan Rumah Sakit yang Syariah.
“Kita patut bangga, karena hari ini RSUD Meuraxa telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit pendidikan bersama RSUD Zainoel Abidin dan RSUD Cut Mutia Lhokseumawe, satu hal lagi saat ini RSUD Meuraxa juga ditetapkan sebagai salah satu Rumah Sakit Syariah,” terang Aminullah.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SEAk, MM mencoba fasilitas RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh saat peresmian gedung rawat inap kelas I Az-Zahrah milik RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. FOTO/ABDUL MUIZ

Sementara itu, Direktur RSUD Meuraxa dr. Fuziati Sp. Rad, menambahkan gedung Az-Zahra akan menjadi peningkatan layanan yang dimiliki RSUD Meuraxa, apalagi ada wacana dari BPJS Kesehatan akan menghapus semua kelas di RSUD.
“Jika BPJS menghapus kelas di setiap Rumah Sakit maka gedung Az-Zahra ini bisa menjadi solusi bagi pasien yang ingin mendapatkan layanan kesehatan yang nyaman, karena didalam ruangan gedung Az-Zahra satu kamar satu pasien,” ucapnya.

dr. Fuziati juga mengatakan pasien di ruangan Ar-Rahman akan segera dipindahkan ke gedung Az-Zahra setelah semua fasilitas dan alat kesehatan dilengkapi.
“Nanti akan kita pindahkan kesini, karena ruangan kelas satu sebanyak 24 ruangan yang ada di gedung Ar-Rahman akan dimanfaatkan sebagai ruangan rehabilitasi narkoba,” pungkasnya. (Muiz)

Exit mobile version