posaceh.com, Sigli – Tidak adanya bronjong yang menghalangi derasnya arus sungai dho menyebabkan jalan raya Gampong Siron rusak parah, kerusakan tersebut disebabkan besarnya arus sungai Krueng Dho, sehingga mengikis badan jalan Gampong Siron, Rabu (11/5/2022.
Kondisi jalan sangat parah kejadian longsor sekitar pukul 18.30 WIB Jalan itu yang menghubungkan Gampong Sirong Tanjong kecamatan Pidie dan Bambong kecamatan Delima Kabupaten Pidie.

Kepala Bidang (Kabid) Darlog BPBD Pidie, H Nasruddin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB Terjadinya longsor tebing sungai di Gampong Sirong Kecamatan Pidie, dipengaruhi karena faktor alam karna tinggi nya arus aliran sungai Krueng Dho sehingga menyebabkan pengikisan tanah sehingga menyebabkan erosi dan longsor di sekitar pinggiran sungai.
“Erosi longsor badan jalan tersebut karena tidak adanya Bronjong penahan di sepanjang aliran sungai sehingga terjadinya pengikisan tanah oleh arus air sungai Krueng Dho,” kata H Nasruddin
Menurut Nasrudin, setelah meninjau kelokasi beserta dinas PUPR kabupaten Pidie, pihaknya akan mengirim alat berat untuk melakukan pembersihan sungai yang dipenuhi dengan sampah.
“Dinas PUPR Kabupaten Pidie telah melakukan peninjauan dampak dari erosi sungai Krueng Dho tersebut aktivitas lalu lintas saat ini agak terhambat sedikit” ungkap Nasruddin.
Nasruddin juga mengatakan jalan itu yang menghubungkan antara Gampong Sirong dan Gampong Sanggau Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie.
“Jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Gampong Sirong dan Gampong Sanggau. Untuk saat ini yang bisa melintasi hanya kendaraan roda dua sedangkan untuk kendaraan roda empat dan roda enam tidak bisa dilalui,” katanya
Saat ini sedang diupayakan oleh pihak Muspika Kecamatan Pidie dan BPBD Kabupaten Pidie memberikan tanda bahaya di areal longsor akibat erosi, serta berkoordinasi untuk penanganan di badan jalan tersebut agar tidak menghambat aktifitas masyarakat dan menghindari jatuhnya korban akibat jalan yang rusak.
“Saat ini sedang diupayakan pemberian rambu-rambu agar tidak ada korban akibat kerusakan jalan tersebut,” pungkasnya. (HARMADI)











