Pemkab Aceh Besar

Aceh Besar Ikuti Rapat Nasional Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

31
×

Aceh Besar Ikuti Rapat Nasional Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Asisten II Sekdakab Aceh Besar H. M. Ali, S.Sos., M.Si. Bersama Kabid Sarpras Dinas Pertanian Aceh Besar, Syahruddin, SP, M.Si dan Perwakilan BPKD Aceh Besar mengikuti rapat virtual bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang berlangsung di ruang rapat Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (21/5/2026). FOTO/ M HERIZAL

– Bahas Optimalisasi Anggaran Daerah

posaceh.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengikuti rapat virtual bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang berlangsung di ruang rapat Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (21/5/2026).

Rapat tersebut diikuti oleh Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. M. Ali, S.Sos., M.Si, bersama Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Aceh Besar, Syahruddin, SP, M.Si, serta perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Aceh Besar.

Pertemuan virtual itu dipimpin langsung oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya realisasi penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak bencana serta optimalisasi anggaran dari Kementerian Pertanian yang disalurkan kepada pemerintah daerah.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar H. M. Ali mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan anggaran yang diberikan pemerintah pusat agar penanganan pascabencana dan pemulihan sektor pertanian dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Melalui rapat koordinasi ini, kita memperoleh arahan sekaligus penguatan terkait langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah. Pemerintah Aceh Besar siap mendukung program pusat, terutama dalam memastikan penggunaan anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama yang perlu segera dipulihkan mengingat perannya yang sangat penting terhadap perekonomian masyarakat Aceh Besar.

Sementara itu, Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat proses rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak.

“Pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan anggaran yang tersedia secara efektif dan akuntabel, sehingga program pemulihan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Tito Karnavian dalam rapat tersebut.

Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah agar aktif melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan percepatan pembangunan dan pemulihan pascabencana berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.(Zal)