Daerah

ABUYA-BM Kembali Gelar Aksi di Gedung DPRK Bener Meriah

1976
FOTO/ KIRIMAN FAJARSYAH PUTRA Massa ABUYA-BM menggelar aksi di gedung DPRK) Bener Meriah dan menuntut sejumlah persoalan yang di Bener Meriah, Jumat (12/6/2020).

POSACEH.COM, REDELONG – Massa yang tergabung dalam Aliansi Bersama Untuk Rakyat Bener Meriah (ABUYA-BM), kembali menggelar aksi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah, Jumat (12/6/2020).

Pada kesempatan itu, peserta aksi juga disambut unsur pemerintah kabupaten setempat, yakni dihadiri Plh. Bupati Bener Meriah, Haili Yoga dan seluruh pimpinan dewan.

Aksi massa ini kembali menyampaikan 10 point tuntutan yang pada aksi sebelumnya telah disampaikan kembali di hadapan ketua dan anggota DPRK Bener Meriah serta di hadapan Plh Bupati maupun SKPK Bener Meriah.

Dalam aksi itu, massa langsung menuntut keseriusan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam menangani persoalan perekonomian di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.
Selain itu, mereka meminta Pemkab Bener Meriah untuk bertanggung jawab atas kegaduhan kebijakan Bupati Bener Meriah, Sarkawi yang tidak berpihak kepada rakyat, sehingga dinilai menimbulkan konflik di tengah masyarakat, seperti persoalan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Ketahanan Pangan.

Massa menilai, ditengah permasalahan Covid-19 seharusnya Bupati Bener Meriah selaku ketua gugus tugas penanganan covid-19, fokus pada keseriusan penanganan bukan pada narasi pengunduran diri sehingga membuat rakyat Bener Meriah merasa dilema dengan keadaan tersebut.

Korlap aksi, Mukhlis AB dalam orasinya juga meminta Bupati Bener Meriah harus mempertanggung jawabkan pernyataan kontroversial tentang pengunduran diri dari jabatannya pada pelaksanaan perayaan shalat Idul Fitri 1441 H, yang terindikasi melanggar UU dan merugikan masyarakat.

Dikatakannya, tuntutan ABuYA – BM harus di jawab oleh pihak bersangkutan Bupati Bener Meriah, H Sarkawi dan Bupati harus hadir dihadapan ABuYA-BM untuk memberikan pernyataan dan sikap terhadap dinamika serta konflik yang tengah melanda kita semua.

“Jika memang Bupati tidak hadir pada pertemuan selanjutnya dengan ABuYA-BM maka aliansi ini akan membawa massa lebih besar lagi untuk bertemu bupati dalam sidang rakyat,” pungkas Mukhlis AB.(Barlian/Ril)

Exit mobile version