posaceh.com, Banda Aceh – Muhammad Tegar, Arnella Kyrie, Ayun dan Yulia Wati tampil sebagai juara ketegori umum, master putra – putri Fun Run 5 K atau lomba lari 5 kilo meter Merdeka Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang dilaksanakan Dispora Banda Aceh, Minggu (4/8/2024).
Fun Run 5 K Merdeka mengawali Kejuaraan Tarkam yang juga mempertandingkan dan memperlombakan tenis meja, bulutangkis serta senam dibuka Asisten Deputi (Asdep) Olahraga Masyarakat, Kemenpora RI, Suyadi Prawiro, S.IP di Area Car Free Day ruas jalan Daud Beureueh, Banda Aceh.
Start dan finish Fun Run di depan Bapelkes Aceh bersamaan pelaksanaan Car Free Day berlangsung meriah, turut dihadiri Penjabat (Pj) Walikota Banda Aceh, Ade Surya ST ME, Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Kadispora) Banda Aceh, Reza Kamilin ST, para pejabat di Pemko Banda Aceh dan seribuan masyarakat di Ibukota Provinsi Aceh ini.
Pada lomba lari lima kilo meter tersebut, Muhammad Tegar dari Banda Aceh tampil sebagai juara Kategori Umum Putra dengan catatan waktu 19:54.38. Kategori putri juara diraih Arnella Kyrie, Banda Aceh, 25:29.70.
Di Kategori Master Putra, juara diraih Ayun, Banda Aceh, dengan catatan waktu 22, 39.99. Sedangkan Kategori Putri, Yulia Wati dari Asoe Nanggroe tampil sebagai pemenang pertama.
Berikut pemenang peringkat 1, 2 dan 3 masing -masing kategori :
Kategori putra umum : Muhammad Tegar, Banda Aceh, catatan waktu 19:54.38, Rizky Kuta Alam, 20:06.47, Munasir, Batoh, 20:12.85
Kategori Putri Umum: Arnella Kyrie, Banda Aceh, 25:29.70, Lilian Azura, Banda Aceh, 24 : 49.98, Wina Aprina, Banda Aceh, 27:10.30
Master Putra : Ayun, Banda Aceh, 22, 39.99, Gus Arianto, Banda Aceh, 23:25.63, Reza Pahlevi, Ateuk Jawo, 26:01.46,
Master Putri : Yulia Wati, Asoe Nanggroe, 26:12.80, Mimi Rosie Liu, Merduati, 28 : 33.48, Nelly Lie, 32:42.46
Para pemenang mendapatkan dana pembinaan, tropi, medali dan piagam penghargaan yang diserahkan Asdep Olahraga Masyarakat, Kemenpora RI, Suyadi Prawiro dan Pj Walikota Banda Aceh, Ade Surya. Semua peserta juga mendapatkan medali dan piagam penghargaan.
Bisa Terus Berkolaborasi
Suyadi Prawiro berharap terus semangat berolahraga dan dapat menikmati kesehatan.
Sebutnya, sesuai arahan Menpora bahwa pelaksanaan Kejuaraan Tarkam ini sebagai langkah awal dan akan terus dievaluasi dampaknya bagi masyarakat.
Ia juga mengajak untuk bisa berkolaborasi terus dalam melaksanakan kegiatan olahraga bagi masyarakat.
Sementara itu, Pj Walikota, Ade Surya menyebutkan Kejuaraan Tarkam yang diikuti peserta dari 90 Gampong (desa) di 9 kecamatan di Banda Aceh ini bisa terus berlanjut.
Ade juga berharap Kemenpora tetap peduli terhadap pembinaan olahraga di Banda Aceh dan Aceh umumnya.
Sebutnya, Banda Aceh yang banyak hutan kota bisa juga dimanfaatkan masyarakat untuk arena berolahraga untuk kesehatan serta wisata.
Pelaksana Kejuaraan Tarkam
Kadispora Banda Aceh, Reza Kamilin menyebutkan, Fun Run 5 K yang menjadi pembuka Kejuaraan Tarkam juga mempertandingkan dan memperlombakan tenis meja, bulutangkis dan senam.
Reza Kamilin mengatakan, pelaksanaan Fun Run 5 K pada saat car free day juga untuk menyambut dan menyukseskan PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.
Selain itu, juga untuk menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2024.
Disebutkannya, Fun Run 5 K diperlombakan karena suatu cabang wajib pada Kejuaraan Tarkam yang merupakan program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Katanya, ada dua cabang olahraga wajib pada Kejuaraan Tarkam ini yaitu atletik (lari 5 kilo meter/fun run 5 K) dan senam. Tiga cabang pilihan yaitu tenis meja, bulutangkis dan voli.
“Ketika kita mengajukan proposal ke Kemenpora, kita memilih melaksanakan dua cabang wajib atletik (lari atau fun run 5 K) dan senam. Sedangkan cabang pilihan tenis meja dan bulutangkis,” jelasnya.
Katanya, Kemenpora melalui Deputi Pembudayaan Olahraga memilih dan menetapkan Kota Banda Aceh sebagai salah satu tuan rumah untuk pelaksanaan ajang bergengsi Kejuaraan Antar-Kampung (Tarkam) 2024.
Reza Kamilin, menyebutkan, penetapan Kota Banda Aceh sebagai lokasi Kejuaran Antar kampung itu tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Nomor 3.4.1 tahun 2024.
“Kegiatan Kejuaraan antar kampung tersebut digelar di 75 daerah yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Alhamdulillah, untuk Provinsi Aceh terpilih Kota Banda Aceh,” kata Reza
Oleh karena itulah, sebutnya, tujuan dari digelarnya cabang atletik nomor lari pada Kejuaraan Tarkam ini untuk pembudayaan olahraga masyarakat.
Katanya, cabang olahraga yang dipertandingkan dan diperlombakan di Kejuaraan Tarkam memang sering, diminati, mudah dilakukan dan familiar di masyarakat, lari, tenis meja, bulu tangkis, voli dan senam.
“Harapan kita dari gelaran Fun Run 5 K ini dan senam, tenis meja bulutangkis dapat membuat masyarakat makin senang berolahraga,” ujarnya.
Diharapkannya juga, dengan adanya Fun Run 5 K ini semakin mendorong kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran, kegembiraan dan kebugaran.
Car Free Day
Sedangkan kegiatan car free day, sebutnya dilaksanakan Dispora Banda Aceh, yaitu gerakan untuk menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor yang bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran udara, terutama di kota
CFD tersebut ini dimulai pukul 06.30 – 11.00 WIB di Jalan Daud Beureueh, dari Simpang Lima hingga ke Simpang Jambo Tape.
Dalam CFD itu, sebut Kadispora akan digelar sejumlah kegiatan mulai dari senam jantung sehat, donor darah, pertunjukan seni dan bazar UMKM.
Hadiah dari Kemenpora
Ketua Panitia, Teuku Muhammad Hairunis, S.Pd., S.E., MPPM , menjelaskan, untuk Fun Run 5K memperlombakan kategori umum dan master. Kategori umum pesertanya berusia di bawah 40 tahun diikuti 1000 peserta dan master usia 40 tahun ke atas dengan 100 peserta.
Sebutnya, pemenang 1, 2, 3 masing-masing kategori mendapat hadiah berupa dana pembinaan Rp 1 juta, 750 ribu dan 500 ribu, piala, medali dan piagam penghargaan, semuanya dari Kemenpora. Begitu juga seluruh peserta mendapatkan medali dan piagam penghargaan.
Fun run ini, katanya, terbuka bagi masyarakat umum penduduk Banda Aceh dan bukan atlet . “Kalau ada atlet yang ikut tidak dihitung sebagai pemenang, hanya eksibisi,” ujar Teuku Muhammad Hairunis yang juga Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kepemudaan.
Pendaftaran peserta fan run dibuka 26 Juli dan ditutup 31 Juli. Syarat peserta penduduk Banda Aceh yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Sedangkan bagi, anak-anak dan remaja yang ingin ambil bagian cukup dengan bukti KK dan KIA.
Disebutkannya, fun run dimulai 4 Agustus 2024, bersamaan Car Free Day dan mengambil start di depan Bapelkes dengan rute seputaran dalam Kota Banda Aceh.
Dijelaskannya, rute fan run dengan start dan finis di depan Bapelkes, melintasi jembatan Pante perak, terus ke pendopo, taman putroe Phang, taman sari, melintasi depan Masjid Raya Baiturrahman, terus ke simpang lima hingga kembali di depan Bapelkes. (Sudirman Mansyur).











