Daerah

Suraiya Zahrina Terpilih Jadi Petugas Logistik Terbaik

1368
×

Suraiya Zahrina Terpilih Jadi Petugas Logistik Terbaik

Sebarkan artikel ini
Mardiana , SE. MM, Kasubbag Keuangan dan Asset Dinsos Aceh menyerahkan bingkisan hadiah kepada Suraiya Zahrina dari Dinas Sosial Aceh Besar, pada Pembinaan terhadap Sistem Informasi Logistik yang berlangsung selama empat hari, sejak 16 sampai 19 Oktober 2023 di Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh, Kamis (19/10/2023). FOTO/DOK DINSOS ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Suraiya Zahrina petugas logistik Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Besar terpilih sebagai petugas logistik terbaik pada Pembinaan terhadap Sistem Informasi Logistik yang berlangsung selama empat hari, sejak 16 sampai 19 Oktober 2023 di Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh, Kamis (19/10/2023).

Pembinaan tersebut dalam rangka meningkatkan sinergi antara pimpinan dan petugas logistik serta menerapkan standar pengelolaan logistik yang lebih baik.

Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah, A.KS, M.Si, mengatakan, kegiatan sistem informasi logistik tersebut turut dihadiri oleh 25 peserta dari petugas logistik penanggulangan bencana Dinsos Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Aceh, serta melibatkan narasumber dari eselon II dan provinsi seperti Dinas Sosial Aceh, Rumah Biru, dan Sinergi Aceh. Panitia yang mengelola kegiatan ini terdiri dari 3 orang, semuanya berasal dari Dinas Sosial Aceh. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup ceramah, Focus Group Discussion (FGD), dan rekon logistik.

Dalam sambutannya, Devi Riansyah menekankan pentingnya penanggulangan bencana dalam bidang perlindungan dan jaminan sosial, serta peran aktif pemerintah, swasta/dunia usaha, dan masyarakat dalam penanggulangan bencana, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007.

“Logistik tidak hanya memfasilitasi distribusi bantuan, tetapi juga mengoordinasikan upaya penyelamatan dan pemulihan. Dalam situasi bencana, kecepatan dan efisiensi dalam menyediakan sumber daya menjadi faktor penentu dalam menyelamatkan nyawa dan mengurangi penderitaan,” ucapnya.

Devi Riansyah menjelaskan pentingnya logistik dalam penanggulangan bencana, merujuk pada semua yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam situasi bencana, seperti makanan, pakaian, perumahan, dan lainnya. Logistik menjadi syarat mutlak untuk kelangsungan hidup korban bencana.

“Logistik adalah tulang punggung dalam menangani bencana. Tanpa logistik yang efisien, penanggulangan bencana akan sulit dilaksanakan,” ujar Devi Riansyah.

Devi menyebutkan, kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Aceh bekerjasama dalam menyediakan persediaan barang bantuan ke wilayah provinsi, kabupaten, dan kota, terutama di wilayah rawan bencana, untuk memastikan ketersediaan bantuan bagi korban bencana.

“Kerjasama ini menjadi contoh nyata upaya pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respon terhadap bencana alam yang terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga menyoroti peran penting kabupaten/kota dalam manajemen logistik penanggulangan bencana, termasuk koordinasi aktivitas, dukungan fasilitas, personil, peralatan, dan pelaporan yang akuntabel.

“Dengan kesadaran akan peran kunci kabupaten dan kota dalam manajemen logistik penanggulangan bencana, upaya lebih lanjut dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan respon mereka. Hal ini akan membantu memitigasi dampak bencana dan melindungi masyarakat yang rentan,” tutur Devi.

Devi Riansyah menekankan pentingnya pencatatan dan pelaporan yang baik untuk memantau ketersediaan barang bantuan dengan jelas sebagai bahan evaluasi dan perencanaan lebih lanjut.

“Data yang akurat dan terperinci, adalah kunci untuk evaluasi yang efektif dan perencanaan lanjutan. Dengan mencatat dengan jelas semua informasi terkait bantuan, kita dapat memastikan bahwa setiap langkah yang diambil berdasarkan fakta yang kuat, dan ini akan membantu meningkatkan efisiensi serta dampak positif dari upaya kemanusiaan,” pungkasnya.(AMZ/*)