Daerah

Truk Masuk Jurang Empat Warga Lamlo Meninggal Dunia

2548
×

Truk Masuk Jurang Empat Warga Lamlo Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Korban meninggal dalam musibah tersebut, yakni Raihan (14), Syaumi Ramadhan (16), Mujibul (45), dan Syakban (20), mereka yang tercatat warga Kota Bakti Kabupaten Pidie.Selasa, (25/4/2023). FOTO ISTIMEWA.

posaceh.com, Kota  Jantho – Empat warga Kota Bakti Kabupaten Pidie, dikabarkan meninggal dunia akibat mobil jenis colt dump truk terjun ke jurang saat hendak pergi ke wisata ke Pasir Putih lamreh, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (25/4/2023).

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB, di kawasan Lamreh, Jalan Krueng Raya-Laweung, Gampong Blang Kulam, Kecamatan Masjid Raya, kabupaten Aceh Besar. Adapun korban meninggal dalam musibah tersebut, yakni Raihan (14), Syaumi Ramadhan (16), Mujibul (45), dan Syakban (20), mereka yang tercatat warga Kota Bakti Kabupaten Pidie.

Menurut Iqbal, dump truk yang sarat dengan penumpang melaju dengan kecepatan sedang dan setiba di Tempat Kejadian Perkara, (TKP), terjadi kecelakaan dan masuk jurang di kawan Lamreh Aceh Besar. Sehingga sebagian besar penumpang yang ada di dalam bak mobil luka-luka dan meninggal dunia.

“Rombongan tersebut kata Iqbal semua dari Gampong Balue Lamlo Kota Bakti Kabupaten Pidie, yang hendak ke tempat wisata Pantai Pasir putih Krueng Raya Aceh Besar,” kata Iqbal.

Bahkan laporan awal saat itu juga ada laporan tentang korban yang terjepit di dalam mobil sehingga butuh mesin pemotong besi agar korban dapat di evakuasi.

Kemuadian diantara empat yang meninggal dunia bahkan 30 penumpang yang lain luka-luka dan sebagian sedang di tangani di Puskesmas Krueng Raya Aceh Besar.

“Ada sebagian korban yang sudah dirujuk ke RSU-ZA Banda Aceh, Hal itu disampaikan Pusdalops PB-BPBD Aceh Besar,” kata Iqbal kepada wartawan.

Menurut Iqbal, setelah menerima informasi petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar langsung menghubungi tim SAR untuk membantu dan mengerahkan alat pemotong besi agar korban yang masih terjepit di mobil untuk segera bisa dievakuasi.

“Petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Durung juga diturunkan ke lokasi kejadian guna membantu proses evakuasi korban dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mendatangkan unit Ambulance guna proses merujuk korban ke puskesmas setempat,” ujarnya.

Sejauh ini korban yang masih luka-luka masih terus dalam pendataan dikarenakan sebahagian ada yang bisa di tangani di puskesmas dan sebahagian harus di rujuk ke RSU-ZA Banda Aceh. (Harmadi)