Daerah

Akibat Curah Bujan Tinggi Bangunan Tempat Usaha dan Jalan Ambruk ke Sungai

2211
×

Akibat Curah Bujan Tinggi Bangunan Tempat Usaha dan Jalan Ambruk ke Sungai

Sebarkan artikel ini
Sungai Gampong Pulo Pisang ambruk ke sungai, dan warga setempat sedang melakukan susun tanggul darurat di jalan Gampong Pulo Pisang kecamatan Pidie kabupaten Pidie Senin (23/1/2023) FOTO/ HARMADI

posaceh.com, Sigli – Akibat curah hujan yang tinggi sejak Jumat hingga kini telah terendam banjir dan rusaknya beberapa titik akses jalan serta bangunan tempat usaha di Gampong Pukat ambles ke sungai, dan badan jalan gampong Pulo Pisang kecamatan Pidie sepanjang 100 meter sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (23/1/2023).

Adapun jalan yang mengalami kerusakan yakni jalan di Gampong Pulo Pisang, dan jalan Gampong Lhok Ketapang, beserta bangunan Rumah pemotongan hewan (RPH) di Gampong Pukat Kecamatan Pidie, rumah tempat usah terjadi ambruk ke sungai sekitar pukul 07.00 Wib pagi.

Sekdes Gampong Pisang Bukhari mengatakan, peristiwa ini sudah terjadi yang ketiga kali, sedangkan longsor di bagian badan jalan dan tanggul dibelakang rumah warga juga telah ambruk ke sungai Krueng baro bahkan tujuh unit rumah warga yang tinggal dipinggiran sungai juga sangat dikhawatirkan akan ikut ambles ke sungai.
“Dibelakang rumah warga ada tanggul yang telah ambruk ke sungai, kita sangat khawatir akan terjadi rumah warga ikut ambruk ke sungai,” kata Bukhari.

Bukhari menambakan, saat ini masyrakat Gampong polo pisang ikut partisipasi membuat tanggul darurat dengan menggunakan tanah pasir dalam karang untuk disusun dipinggir sungai yang telah ambruk.
“Semua masyarakat setempat ikut partisipasi melakukan pemasukan pasir dalam karung untuk membuat tanggul darurat,” kata Sekdes Bukhari.

Kemuadian sekdes menjelaskan bahwa warga sempat mengusulkan dan meminta kepada pemerintah yang berada dilokasi, apabila tanggul sungai dibangunkan kembali alangkah baiknya sungai itu diluruskan agar tidak terjadi lagi erosi dan ambruk.
“Warga minta kepada dinas terkait agar tidak terjadi erosi alangkah baiknya jalur sungai Krueng baro diluruskan lagi seperti tahun yang lalu,” harapnya.

Rumah Pemotongan Hewan milik Jamaludin Gampong Pukat kecamatan Pidie kabupaten Pidie ambruk ke Sungai sekitar Pukul 07.00 WIB Senin (23/1/2023). FOTO/ HARMADI.

Sementara tanggul sungai di Gampong Keulibuet, Kecamatan Pidie, juga ikut ambruk ke sungai begitu juga jalan yang melintasi dari kota Sigli menuju ke Jabal Ghafur.
Kemudian bangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Milik Jamaludin Gampong Pukat kecamatan Pidie juga ikut ambruk ke sungai akibat dikikis air sungai.

Jamaludin salah seorang pemilik bangunan tersebut mengatakan, bahwa tempat pemotongan hewan telah ambruk dan semua barang didalam rumah tersebut ikut hancur tidak dapat diselamatkan.
“Saat kejadian itu saya tidak berada dilokasi ketika saya kembali ke tempat usaha semua bangunan telah ambruk ke sungai kaki bangunan telah dikikis Air sungai semua barang tidak dapat diselamatkan” kata Jamaludin.( Harmadj)