Nasional

Hutama Karya Kembali Diberi PMN Rp23,8 Triliun untuk Pembangunan Tol Trans Sumatera

1628
×

Hutama Karya Kembali Diberi PMN Rp23,8 Triliun untuk Pembangunan Tol Trans Sumatera

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Kompas CEO Forum 2021 di Jakarta, Kamis (18/11/2021). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)

posaceh.com, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati kembali akan memberi Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Hutama Karya di tahun 2022 ini. Dana yang disiapkan untuk Hutama Karya mencapai Rp23,85 triliun.

Pada hari ini, Jumat (4/2/2022), Hutama Karya telah melakukan penandatanganan Letter of Commitment (LoC) atas Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun 2021 sebesar Rp25,2 triliun. Dana ini akan digunakan untuk percepatan pembangunan mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Penandatanganan LoC ini diselenggarakan di Tol Binjai – Stabat karena merupakan salah satu ruas JTTS yang dibangun menggunakan dana PMN Tahun Anggaran 2021.

“Modal PMN tersebut diberikan kepada Hutama Karya untuk menyelesaikan ruas-ruas yang ada di JTTS,” kata Sri Mulyani.

Penandatangan LoC ini diharapkan dapat menjadi testimoni dan komitmen dari jajaran direksi yang menerima PMN untuk menjalankan tugas negara ,dan menggunakan uang negara dengan se-efisien mungkin.

Dampak Harus Dirasakan Masyarakat

Selain itu, Sri Mulyani juga menyarankan agar Hutama Karya bisa memanfaatkan uang APBN yang berasal dari penerimaan pajak, penerimaan APBN, penerimaan Bea Cukai dari masyarakat dapat kembali dirasakan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto mengatakan, PMN sebesar Rp25,2 triliun tersebut akan digunakan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

Menurut Budi, hal tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk bertanggung jawab memastikan penggunaan PMN sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators).

“PMN ini akan digunakan oleh Hutama Karya untuk membiayai seluruh aktivitas pembangunan JTTS. Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah ini kami pastikan akan berdampak bagi peningkatan kinerja korporasi dan memberikan manfaat yang optimal bagi kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Budi Harto. (merdeka.com)