News

Musda KNPI Aceh Karap, Watee Golom Meujan

2092
×

Musda KNPI Aceh Karap, Watee Golom Meujan

Sebarkan artikel ini
"Hana Meujan lom, anggaran Hana,( belum jelas kapan, anggaran tak ada)",kata Hidayat Al Mardy melalui pesan WA Minggu (7/11/2021).(T Azhari) Foto: Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra

posaceh.com, Banda Aceh – Musyawarah Daerah (Musda) XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI) Aceh sepertinya urung diselenggarakan pada tahun 2021, mengingat persiapan panitia yang belum nampak dan sejumlah Kandidat pun sudah mulai tak bersemangat. Rencananya, perhelatan akbar para kawula muda Aceh ini akan digelar pada pertengahan tahun 2021,namun sampai November 2021 belum ada tanda tanda akan terselenggaranya Musda dalam waktu dekat, meskipun Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra kepada media ini mengatakan bahwa Musda akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Karap, watee gohlom mejan (hampir, waktu tidak tahu kapan-red), ya kita lagi menunggu petunjuk DPP KNPI, karena mereka sedang proses penyatuan, hanjeut ta peuget dile (tidak bisa di laksanakan dulu-red), harus bersabar sebentar,” begitu jawaban Wahyu Saputra kepada media ini terkait dengan penyelenggaraan Musda KNPI Aceh.

Afdhal Khalilullah ( kiri) dan Aulia Rahman, selalu berdua,untuk Musda KNPI Aceh nanti mereka sama sama bermimpi untuk Ketua KNPI Aceh.

Dengan belum jelasnya kapan akan berakhir “Sengketa” di DPP maka dengan sendirinya para Kandidat yang sudah mulai mempersiapkan diri kini satu demi satu mulai mundur teratur, tinggal beberapa nama saja yang masih konsisten untuk maju.

Pantauan mediaposaceh, mereka yang tetap Keukeuh ( komit) maju antara lain Aulia Rahman dan Afdal Khalilullah. Sementara beberapa nama lain yang awalnya bakal meramaikan bursa kandidat, saat di konfirmasi, mereka hanya tersenyum alias teuseheh seuheh saja

Banyak pihak berharap, agar Musda KNPI Aceh yang notabene pemilihan calon pemimpin Aceh kedepan seyogyanya diikuti oleh banyak tokoh muda dengan latar belakang yang beragam, namun mereka yang masih terus bergerilya Tersiar kabar hanya dua nama tadi dan mereka adalah kader partai Golkar Aceh. Memang harus diakui, dalam setiap event pemilihan apapun itu, Kader Partai Golkar masih sangat mendominasi konstelasi pemilihan, baik di kabupaten/ kota, Provinsi bahkan di pusat, seharusnya kader kader dari partai lain dan mereka yang bukan dari kader parpol manapun, boleh unjuk diri dalam ajang pemilihan calon pemimpin pemuda Aceh ini.

Untuk dua nama yang masih mencuat ini, yaitu Aulia Rahman dan Afdal Khalilullah mereka adalah teman yang sudah seperti saudara,sang seunesap Meu Adoe A.

Sama sama tokoh muda Partai Golkar Aceh, sama sama di tarik oleh ketua Partai Golkar kota Banda Aceh Sabri Badruddin sebagai pengurus Golkar Kota Banda Aceh. Afdal Khalilullah sebagai Ketua Bappilu, Aulia sebagai Bendahara. Untuk Provinsi Afdal ketua Biro, Aulia anggota Biro. Afdal Khalilullah sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar Aceh (AMPG) adalah sayap yang didirikan Partai Golkar, sementara Aulia Rahman sekretaris MKGR Aceh, MKGR adalah Ormas yang mendirikan Partai Golkar. Dalam kepengurusan KNPI, Afdal Khalilullah adalah mantan ketua KNPI kota Banda Aceh sementara Aulia Rahman adalah Ketua KNPI kota Banda Aceh sekarang, dengan kata lain Afdal Khalilullah adalah seniornya Aulia Rahman, namun bila merunut kepada umur Aulia lebih tua daripada Afdal dan karena salah satu persyaratan untuk maju sebagai calon Ketua KNPI harus berumur maksimal 40 tahun, maka Musda kali ini adalah kesempatan terakhir bagi Aulia Rahman untuk memilih mencalonkan diri atau tidak, Aulia Rahman kelahiran tahun 1983.

Nah untuk karir diluar, Aulia Rahman adalah Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Aceh sementara Afdal Khalilullah merupakan pengusaha muda,salah satu Lebel usahanya adalah Apotik Family Farma.

Nah, siapa diantara mereka yang akan terpilih nanti, kita lihat saja, harapan kita memang, sebaiknya akan bermunculan para kandidat ketua yang akan meramaikan bursa kandidat, tidak hanya dua kader Partai Golkar Aceh saja, sehingga MUSDA KNPI Aceh akan lebih seru dan panas.Kita tunggu tanggal mainnya

Sementara itu Hidayat Almardy yang rencananya sebagai ketua panitia ketika di konfirmasi Pos Aceh terkait kesiapan Musda KNPI mengatakan bahwa ketidak tersedianya dana tahun ini menjadi penyebab Musda KNPI Aceh belum jelas.