Olahraga

Pemanah Indonesia Lewati Kualifikasi

1763
×

Pemanah Indonesia Lewati Kualifikasi

Sebarkan artikel ini
Pemanah Indonesia Diananda Choirunisa berjalan seusai mengambil anak panah dalam kualifikasi perorangan putri Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7/2021). Foto : ANTARA

posaceh.com, Tokyo – Pemanah Indonesia yang telah turun berlomba, Jumat (23/7/2021) mulai pagi hingga siang waktu Tokyo, Jepang, berhasil melewati babak kualifikasi olimpiade.

Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Panahan Indonesia (PB Perpani) Illiza Sa’aduddin Djamal menyebutkan, target Perpani, tim panahan Indonesia minimal bisa meraih medali perunggu di pesta olahraga dunia ini.

“Target kita minimal medali perunggu. Namun peluang kita meraih medali emas ada di beregu putra,” ujar Illiza melalui Sekretaris Jenderal PB Perpani, Dr Nyak Amir yang ditanya posaceh.com, Jumat siang.

Nyak Amir menyebutkan, perlombaan panahan olimpiade telah dimulai pagi tadi pukul 07.00 waktu Indonesia di Yumenoshima Park, Tokyo, Jepang.

Ia menyebutkan, para pemanah Indonesia turun berlomba berhasil melewati babak kualifikasi atau aduan untuk mencari lawan pada lomba selanjutnya.

Pada olimpiade ini, Indonesia menurunkan empat pemanah satu putri yakni Diananda Choirunisa dan tiga putra yaitu Rio Ega Agatha Salsabila, Arif Dwi Pangestu, dan Alviyanto Bagas Prastyadi.

Nyak Amir menjelaskan, pada babak kualifikasi, beregu putra Indonesia berada di ranking 7.

Nomor Individual Recurve, Rio Ega berada di peringkat 15, Bagas urutan 26 dan Arief Pangestu posisi 32.

Di nomor campuran,
Diananda Choirunisa dan Riau Ega Agatha Salsabila juga masuk 16 pada pada eliminasi. “Yang lewat untuk berlomba selanjutnya sampai peringkat 16,” ujar Nyak Amir yang juga Ketua Umum Pengprov Perpani Aceh ini.

Diananda Hadapi Pemanah Denmark

Pemanah Indonesia Diananda Choirunisa akan menghadapi wakil Denmark Maja Jager pada babak 32 besar, setelah menempati posisi ke-40 dengan skor 631 poin dalam penentuan peringkat perorangan putri di Yumenoshima Ranking Field, Tokyo, Jumat.

Angin yang terus berubah membuat Diananda kesulitan membaca arah angin dan melakukan koreksi, sehingga dia belum bisa tampil maksimal. Namun dia bersyukur karena bisa menyelesaikan kompetisi dengan cukup baik.

“Alhamdulillah, walaupun ada satu-dua kesalahan. Saya sempat melakukan kesalahan koreksi dan ada anak panah yang sobek juga. Semoga di babak berikutnya saya bisa semakin masuk dalam penampilan terbaik saya,” katanya usai bertanding, dikutip dari rilis pers KOI.

Pelatihnya Lilies Handayani juga menyebut faktor angin sebagai faktor yang membuat anak asuhnya tidak bisa tampil maksimal. Lilies mengatakan arah angin terus berubah.

“Tadi sempat ada anak panah yang sobek. Lalu, Nisa masih bingung dengan arah anginnya karena terus berubah. Kadang dari kiri ke kanan, lalu dari kanan ke kiri kemudian berhenti. Saya harap di babak berikutnya Nisa lebih bisa membaca arah angin,” ujarnya.

Trio Korea Selatan menguasai tiga peringkat teratas dalam babak penentuan peringkat perorangan putri. An San menempati peringkat pertama dengan skor 680, disusul Jang Minhee di urutan kedua dengan skor 677. Kang Chaeyoung di posisi tiga dengan skor 675.

Babak 32 besar perorangan putri dijadwalkan digelar pada Selasa (27/7).

Saat ini masih berlangsung babak penentuan peringkat perorangan putra. Indonesia diwakili oleh Riau Ega Salsabila, Arif Dwi Pangestu, dan Bagas Prastyadi. (Sudirman Mansyur/Ant)