Daerah

Guru MIN 8 Aceh Timur Raih Juara I Dedikatif, Siap Melaju ke Nasional

16
×

Guru MIN 8 Aceh Timur Raih Juara I Dedikatif, Siap Melaju ke Nasional

Sebarkan artikel ini
Sri Wahyuni dari MIN 8 Aceh Timur terpilih sebagai juara satu guru dedikatif tingkat provinsi yang diilaksanakan oleh Kanwil.Kemenag Aceh 2026. FOTO/DOK/YUNI

posaceh.com, Idi Rayeuk – Dedikasi dalam mendidik kembali mengantarkan tenaga pendidik Aceh Timur menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Sri Wahyuni, M.Pd., guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Aceh Timur.

Berhasil meraih juara pertama kategori Guru Dedikatif dalam ajang apresiasi guru dan tenaga kependidikan madrasah tingkat Provinsi Aceh tahun 2026.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 8 Aceh Timur. Sri Wahyuni berhasil menunjukkan kapasitasnya sebagai pendidik yang berdedikasi.

Sekaligus membawa nama madrasah dan Kabupaten Aceh Timur bersaing dengan perwakilan dari berbagai daerah di Aceh. Senin 19 Oktober 2026

Kepala MIN 8 Aceh Timur, Dinar Puspita Ayu, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan itu merupakan buah dari ketekunan, kreativitas, dan komitmen dalam menjalankan tugas pendidikan.

Ia menilai keberhasilan Sri Wahyuni tidak semata-mata menjadi pencapaian individu, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat peran madrasah dalam membentuk generasi berkarakter.

“Menjadi guru dedikatif bukan semata-mata tentang penghargaan yang diraih, melainkan tentang bagaimana seorang guru mampu menyalakan semangat, menumbuhkan harapan, dan mengantarkan murid menuju masa depan yang lebih baik,” demikian pesan yang disampaikan pihak madrasah.

Dinar berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi para guru di lingkungan MIN 8 Aceh Timur untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi profesional, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik.

Pihak madrasah juga berkomitmen mendukung pengembangan potensi guru agar mampu berpartisipasi dalam berbagai ajang prestasi dan inovasi pendidikan.

Keberhasilan Sri Wahyuni sekaligus menegaskan bahwa pengabdian di ruang kelas memiliki arti penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Di balik capaian seorang guru, terdapat komitmen untuk mendampingi peserta didik, menumbuhkan potensi, dan memperluas kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Dengan raihan juara pertama tingkat Provinsi Aceh, Sri Wahyuni diharapkan dapat melanjutkan perjuangan dengan membawa nama Aceh ke tingkat nasional.

Prestasi ini menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan kebijakan, tetapi juga oleh kualitas, ketulusan, dan konsistensi para pendidik dalam menjalankan amanahnya.(Muh/*)