Daerah

Harga Sembako Masih Tinggi, Disperindagkop Lhokseumawe Terus Pantau Pasar

23
×

Harga Sembako Masih Tinggi, Disperindagkop Lhokseumawe Terus Pantau Pasar

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Perdagangan (Disperindagkop UKM) Kota Lhokseumawe. FOTO/:dok/RRI

posaceh.com, Lhokseumawe – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar Kota Lhokseumawe masih tergolong tinggi. Kenaikan terjadi pada beberapa komoditas, di antaranya cabai merah dan ayam potong.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Lhokseumawe, Nelvia Surimeina, SE, mengatakan harga cabai merah saat ini mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Sementara harga ayam potong juga mengalami kenaikan. Sebelumnya ayam potong dijual sekitar Rp 55 ribu per ekor, kini naik menjadi Rp 60 ribu per ekor.

Menurut Nelvia, kenaikan sejumlah komoditas tersebut masih tergolong tidak signifikan. Kenaikan harga antara lain dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat pada bulan Maulid.

Khusus ayam potong, tingginya permintaan juga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga turut memengaruhi ketersediaan pasokan di pasaran.

“Untuk beberapa bahan-bahan tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hanya mengalami kenaikan sedikit seperti cabai merah dan ayam potong,” ujar Nelvia. Rabu (19/8/2026).

Sementara itu, harga beras hingga saat ini belum menunjukkan adanya penurunan di pasaran beras Premium di jual 240 ribu persak 15 Kg.

Disperindagkop UKM Kota Lhokseumawe terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok setiap hari. Tim bidang perdagangan secara rutin memantau perkembangan harga di sejumlah pasar.

Selain pemantauan, pemerintah juga telah melaksanakan kegiatan pasar murah pada Jumat dan Sabtu lalu di kawasan Muara I dan Muara II.

Kegiatan pasar murah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi harga sejumlah komoditas yang masih tinggi.

Disperindagkop UKM Kota Lhokseumawe memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.(Muh/*)