Nasional

Terima Pimred Award, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat

39
×

Terima Pimred Award, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. M. Nasir Djamil, M.Si. menerima Pemred Award 2026 kategori Anggota Legislatif Pusat Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik pada malam penganugerahan Pemred Award 2026 dalam rangka HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026) malam. FOTO/ DOK MPA

posaceh.com, Yogyakarta – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. M. Nasir Djamil, M.Si., menegaskan bahwa pers harus kembali kepada jati dirinya sebagai penyambung suara masyarakat dan pengawal kepentingan publik. Menurutnya, media yang dekat dengan rakyat akan semakin kuat dalam menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus memperkokoh demokrasi.

Pernyataan itu disampaikan Nasir Djamil usai menerima Pemred Award 2026 kategori Anggota Legislatif Pusat Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik pada malam penganugerahan Pemred Award 2026 dalam rangka HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026) malam. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri yang dipimpin anggota Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto.

“Tema ‘Pers Kembali ke Rakyat’ sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pers harus tetap dekat dengan rakyat, menjadi jembatan aspirasi masyarakat, menyampaikan informasi yang benar, serta menjaga independensinya. Pers yang kuat adalah pers yang dipercaya rakyat,” ujar Nasir Djamil usai menerima penghargaan tersebut.

Nasir Djamil bukan sosok baru dalam dunia politik maupun pers. Legislator asal Daerah Pemilihan Aceh II itu telah mengabdi sebagai anggota DPR RI selama beberapa periode. Sebelum terjun ke dunia politik, ia juga dikenal sebagai seorang wartawan. Latar belakang tersebut membentuk pemahamannya terhadap pentingnya kemerdekaan pers, keterbukaan informasi publik, serta hubungan yang sehat antara media dan penyelenggara negara.

Nasir Djamil berharap semangat “Pers Kembali ke Rakyat” tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja jurnalistik yang berpihak pada kepentingan publik. Menurutnya, pers harus mengangkat dan menyajikan informasi yang berkaitan dengan kepentingan rakyat banyak. Sebab, hampir seluruh aspek kehidupan yang dikelola negara selalu bersinggungan langsung dengan masyarakat.

“Pers diharapkan menjadi penyeimbang agar hubungan antara negara dan rakyat tidak berada dalam posisi yang berat sebelah. Pers harus menjadi pilar keempat yang kokoh untuk mencegah terjadinya kondisi di mana negara menjadi kuat, tetapi rakyatnya lemah,” tegasnya.

Ia menambahkan, di era digital dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, peran pers semakin strategis, terutama dalam mengawal penegakan hukum yang adil, transparan, dan berkeadilan. Insan pers harus mampu mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang (abuse of power) oleh aparat penegak hukum. Sebab, penyalahgunaan kewenangan tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat menggerus kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Pers harus kembali ke rakyat agar perlindungan terhadap masyarakat dari praktik-praktik arogansi dalam penegakan hukum dapat dicegah. Pers yang independen dan berpihak pada kepentingan publik akan menjadi benteng demokrasi sekaligus pengawal keadilan,” kata Nasir Djamil.

Penganugerahan Pemred Award 2026 merupakan salah satu agenda utama Festival HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta pada 17–19 Juli 2026. Malam anugerah yang digelar Sabtu (18/7/2026) itu memberikan penghargaan kepada puluhan tokoh nasional dan daerah yang dinilai memiliki komitmen dalam membangun komunikasi publik yang terbuka, transparan, serta mendukung kemerdekaan pers.

Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi, mengatakan Pemred Award merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap kemerdekaan pers, keterbukaan informasi publik, serta kemitraan yang sehat dengan media.

“Selamat kepada seluruh penerima Pemred Award 2026. Penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan motivasi untuk terus membangun komunikasi yang terbuka, menjunjung transparansi, menghormati kebebasan pers, dan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Semangat ‘Pers Kembali ke Rakyat’ harus menjadi komitmen bersama agar pers semakin kuat sebagai pilar demokrasi dan semakin dicintai masyarakat,” ujar Bernadus Wilson Lumi.

Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia merupakan organisasi yang menghimpun para pemimpin redaksi media multimedia dari berbagai daerah di Indonesia. Organisasi ini berkomitmen memperkuat profesionalisme pers, meningkatkan kualitas jurnalistik, memperjuangkan kemerdekaan pers yang bertanggung jawab, serta membangun kolaborasi yang konstruktif antara media, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi terwujudnya ekosistem pers yang independen, kredibel, dan berpihak kepada kepentingan publik.(Mar)