Nasional

Jembatan Bailey Wih Kanis Kembali Difungsikan, Konektivitas Aceh Kembali Pulih

20
×

Jembatan Bailey Wih Kanis Kembali Difungsikan, Konektivitas Aceh Kembali Pulih

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jembatan Bailey Wih Kanis di Kabupaten Aceh Tengah. FOTO/ Kementerian PU

posaceh.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Bailey Wih Kanis di Kabupaten Aceh Tengah.

Jembatan tersebut kembali difungsikan setelah sebelumnya terputus akibat bencana banjir bandang akhir tahun lalu.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penanganan Jembatan Bailey Wih Kanis menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan untuk memulihkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas. Oleh karena itu, percepatan penanganan terus dilakukan agar dapat segera difungsikan secara optimal,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

Kabupaten Aceh Tengah dan BPJN Aceh menggelar syukuran atas berfungsinya kembali jembatan tersebut. Kegiatan itu menjadi simbol gotong royong dan kolaborasi dalam memulihkan akses masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, mengatakan pembangunan dilakukan sebagai solusi cepat.

Menurutnya, langkah tersebut diambil agar masyarakat tidak kehilangan akses dalam waktu yang berkepanjangan.

Jembatan Bailey Wih Kanis memiliki panjang 30 meter dengan lebar empat meter dan kapasitas 20 ton.

Pembangunan dimulai pada 4 Juni 2026 dan selesai pada 5 Juli 2026 sehingga kembali dimanfaatkan masyarakat.
Pekerjaan konstruksi dilaksanakan PT Hutama Karya (Persero) sebagai pelaksana tanggap darurat di lokasi bencana. Pembangunan didukung 33 personel serta berbagai peralatan berat untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Beroperasinya kembali jembatan tersebut memulihkan akses menuju pusat kecamatan, sekolah, fasilitas kesehatan, dan sentra pertanian.

Kehadiran jembatan juga diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian daerah.

Tidak hanya itu, BPJN Aceh juga akan membangun jembatan permanen di samping Jembatan Bailey Wih Kanis. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung perekonomian wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Selain itu, BPJN Aceh membantu penanganan ruas jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Sinergi tersebut diharapkan mempercepat pemulihan mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi.

Kementerian PU terus berkomitmen mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur bersama pemerintah daerah di Aceh.

Pemerintah berharap masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, lancar, dan berkelanjutan. (Muh/*)