NewsOlahraga

Prancis vs Maroko : Pembuktian Konsistensi

29
×

Prancis vs Maroko : Pembuktian Konsistensi

Sebarkan artikel ini
Direktur Liga Catur Pos Aceh, Sudirman Mansyur, PNM, NA.

Catatan : Sudirman Mansyur
Wartawan Olahraga Media Pos Aceh

Laga partai pertama perempat final Piala Dunia 2026, Prancis melawan Maroko, di Stadion AT& T, Dallas, Jumat (10/7) pukul 03.00 WIB, bukan hanya krusial akan tetapi bakal menjadi partai menarik dan seru yang mengundang banyak perhatian publik.

Pasalnya, laga dua kekuatan tim terbaik dari Afrika dan Eropa. Maroko satu-satunya tim dari Afrika yang tampil di perempat final, sedangkan Prancis yang dibintang Kyalian Mbappe sangat diunggulkan dan difavoritkan juara.

Prancis maupun Maroko sama-sama memiliki pemain fisik yang kuat dan cepat, disipilin dalam penjagaan, pertahanan rapat, kemampuan penguasaan bola, serangan cepat, koordinasi antar lini bagus, transisi yang cepat. Tim yang memiliki konsistensi tersebut bakal memenangkan laga ini.

Selain itu, tim berjuluk Singa Atlas Maroko semifinalis Piala Dunia di Qatar 2022 mengusung target sampai ke final di turnamen besar ini.

Sedangkan Perancis juara dunia 1998 saat menjadi tuan rumah dan Piala Dunia 2018 di Rusia, memiliki keinginan besar menjadi negara kedua untuk tampil secara beruntun tiga kali di final dan sekaligus meraih juara pada piala dunia di Amerika Serikat ini.

Kedua tim tersebut memiliki tren positif prestasi kala menuju dan kiprah di piala dunia saat ini, sejak fase penyisihan grup, fase gugur 32 besar dan 16 besar, sehingga wajar saling menargetkan bisa memenangkan laga ini, bahkan sampai ke final dan juara.

Prancis meyakinkan di fase grup dengan mencatat semua kemenangan telak 3-1 atas Senegal, 3-0 atas Irak, dan 4-1 atas Norwegia. Tim berjuluk Les Blues atau Si Biru ini tampil sebagai juara grup. Fase gugur 32 besar menang 3 – 0 atas Swedia, menekuk Paraguay 1 – 0 di fase 16 besar.

Sedangkan perjalanan pasukan Mohamed Ouahbi sampai ke perempat agak berliku, tetapi tim dari Afrika ini telah memperlihatkan kualitas, daya juang dan semangat juang luar biasa.

Teruji

Maroko telah teruji menahan tim raksasa Brazil 1-1 di fase grup dan menempati runner-up Grup C setelah mengalahkan Skotlandia 1-0 dan Haiti 4-2 pada laga yang sangat sengit.

Issa Diop dkk kembali sukses menunjukkan kelas dan kualitasnya setelah menumbangkan raksasa sepakbola Eropa yang dikenal dengan total football nya, Belanda di fase gugur 32 besar, lewat adu penalti. Fase 16 besar menang telak 3 – 0 atas Kanada.

Para pemain skuat Maroko memiliki fisik yang kuat dan kecepatan tinggi, sehingga konsisten bermain dalam tempo tinggi sepanjang laga yang telah dibuktikan pada fase tersebut.

Maroko yang bermain dengan kombinasi operan bola pendek dan panjang, kerap mengandalkan kolektivitas dalam serangan balik yang sangat berbahaya bagi lawan. Disiplin dalam pengawalan dan pertahanan yang rapat.

Azzedine Ounahi, Soufiane Rahimi, Bouaddi, El Aynaoui menjadi pemain kunci bagi Maroko yang bakal mencetak gol dan meraih kemenangan atas Prancis.

Konsisten

Sedangkan Prancis memiliki tipikal permainan menyerang dan mampu konsisten sepanjang pertandingan. Tim Le Coq Gaulois atau Ayam Jantan ini didukung perpaduan pemain senior dan muda yang memiliki fisik dan kecepatan yang tinggi.

Dimotori sang bintang Kylian Mbappe yang dibantu Ousmane Dembele, dan Michael Olise sangat berbahaya dalam penetrasi, sehingga menjadi momok bagi lini pertahanan lawan, ini telah diperlihatkan Les Bleus di fase sebelumnya.

Pasukan Didier Deschamp juga memiliki kolektivitas dalam bermain saat bertahan dan membangun serangan, sehingga selalu membuat pertahanan lawan dalam ancaman. (*).

Prancis dan Maroko sudah enam kali bertemu, hasilnya Prancis 4 kali menang dan 2 kali seri. Di antaranya sekali pada laga semi final Piala Dunia 2022 di Qatar, dimenangkan Prancis 2 – 0.

Perkiraan Susunan Pemain

Prancis – Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Kone, Rabiot; Olise, Dembele, Barcola; Mbappe.

Maroko– Bounou; Hakimi, Diop, Halhal, Mazraoui; Bouaddi, El Aynaoui; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Rahimi.