ParlementariaPemko Banda Aceh

Reses di Kuta Alam, Zidan Al Hafidh Minta Pemko Tuntaskan Sistem Drainase Gampong Keuramat dan Laksana

56
×

Reses di Kuta Alam, Zidan Al Hafidh Minta Pemko Tuntaskan Sistem Drainase Gampong Keuramat dan Laksana

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Banda Aceh, Zidan Al Hafidh, menyampaikan sambutannya, pada reses yang digelar di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (4/7/2026). FOTO/ ROJA

posaceh.com, Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Zidan Al Hafidh SKed MM, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh segera menuntaskan persoalan sistem drainase di Gampong Keuramat dan Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam. Permintaan tersebut disampaikannya setelah menyerap aspirasi warga masyarakat dalam kegiatan reses yang berlangsung di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (4/7/2026).

Dalam dialog bersama warga, persoalan drainase menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan. Warga mengaku genangan air dan banjir masih kerap terjadi setiap kali hujan dengan intensitas tinggi, sehingga menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam bahkan air masuk ke rumah-rumah warga.

Zidan Al Hafidh menghadiri reses di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (4/7/2026). FOTO/ ROJA

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi tersebut juga memicu munculnya hewan liar seperti biawak di kawasan permukiman yang dinilai membahayakan dan meresahkan warga.

Menanggapi aspirasi tersebut, Zidan menegaskan akan mengawal penyelesaian persoalan drainase dengan menyampaikannya kepada Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera dilakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Persoalan drainase ini sudah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Saya akan menyampaikan dan mengawal aspirasi ini kepada Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera dilakukan penanganan sehingga genangan air dan banjir yang selama ini dikeluhkan warga dapat diatasi,” kata Zidan.

Selain persoalan drainase, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Zidan juga menerima berbagai aspirasi lainnya, di antaranya keluhan terkait pendataan desil penerima bantuan sosial yang masih banyak mengalami kekeliruan. Warga menyebut proses perbaikan data yang memakan waktu hingga tiga bulan mengakibatkan sebagian masyarakat belum dapat menerima bantuan yang menjadi hak mereka.

Tak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik, bantuan seragam sekolah, dukungan bagi pelaku UMKM agar memperoleh bantuan usaha dari pemerintah, bantuan perlengkapan fardu kifayah untuk masjid, serta program pembagian kacamata baca gratis bagi warga lanjut usia.

Ratusan warga mmenghadiri reses Anggota DPRK Banda Aceh, Zidan Al Hafidh, di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (4/7/2026). FOTO/ ROJA

Menurut M Zidan Al Hafidh yang Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangannya di DPRK Banda Aceh agar mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

“Saya berharap kegiatan reses seperti ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Seluruh aspirasi yang diterima akan saya perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Banda Aceh sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Reses tersebut turut dihadiri Keuchik Gampong Laksana, Tuha Peut Gampong Keuramat, Imum Chik Gampong Keuramat, serta mantan Keuchik Gampong Laksana, Rahmad Cekmed MM.(Why)