NewsOlahraga

Setan Merah Akhirnya Tetap di Seattle, Singa Teranga Terkapar di Penghujung Waktu

32
×

Setan Merah Akhirnya Tetap di Seattle, Singa Teranga Terkapar di Penghujung Waktu

Sebarkan artikel ini
Laga Belgia (putih) vs Senegal (hijau) 16 besar piala dunia 2026. Foto: fifa.com

posaceh.com, Tragis, Singa Teranga, Senegal yang sudah unggul 2 – 0 atas Setan Merah, yang diciptakan Diarra menit ke 25 dan Sarr menit ke 51, akhirnya harus pulang kampung alias tersingkir dari persaingan piala dunia pada babak gugur pertama di Seattle Stadium, Kamis (2/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Tiga gol kemenangan Belgia tercipta di penghujung masa laga melalui Lukaku menit ke 86, Tielemans menit 89. Penalti yang berhasil dieksekusi Tielemans menit 120+5, menjadi mimpi buruk bagi Senegal.

Penalti Youri Tielemans pada penghujung masa tambahan waktu babak perpanjangan memastikan Belgia melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026.

Kemenangan Belgia ini tidak disangka setelah sebelumnya tampak akan tersingkir ketika tertinggal 0-2 dan waktu pertandingan hampir habis.

Dalam pertandingan ini, seperti ditulis di laman fifa.com Senegal langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dengan mengandalkan serangan dari kedua sisi lapangan melalui Sadio Mane dan Iliman Ndiaye.

Tekanan tersebut nyaris menghasilkan gol pembuka ketika Thibaut Courtois menepis umpan silang Ismail Jakobs yang sempat berubah arah hingga jatuh ke kaki Ismaila Sarr.

Dalam posisi terjatuh, penyerang Crystal Palace itu mendorong bola yang membentur tiang gawang sebelum kembali menyambar bola pantul, tetapi sepakannya justru melebar.

The Lions of Teranga akhirnya mengubah dominasi mereka menjadi gol beberapa menit kemudian melalui Habib Diarra, setelah Ismaila Sarr kembali membentur mistar gawang.

Mane mengirim umpan silang melengkung yang indah, Sarr memenangi duel udara melawan para bek tengah Belgia, dan Diarra menjadi pemain tercepat menyambar bola muntah.

Senegal menggandakan keunggulan selepas turun minum melalui gol yang akhirnya dicetak Sarr. Bek tengah Moussa Niakhate mengirim umpan panjang yang sangat akurat, disambut Sarr dengan kontrol dada saat berhasil lolos dari kawalan bek-bek Belgia, sebelum menaklukkan Courtois.

Belgia tampak berada di ambang kekalahan. Namun, pada menit-menit akhir, dua pemain pengganti, Thomas Meunier dan Romelu Lukaku, bekerja sama menghadirkan secercah harapan bagi Red Devils.

Tak lama berselang, Tielemans menyundul masuk umpan silang melengkung dari Leandro Trossard untuk menyamakan kedudukan sekaligus memicu euforia ketika pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Saat laga tampak akan ditentukan melalui adu penalti, drama kembali terjadi. Tielemans dijatuhkan di dalam kotak penalti dan, setelah tinjauan VAR, Belgia mendapatkan hadiah penalti.

Tielemans sendiri maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk memastikan kemenangan Belgia sekaligus mengakhiri perjuangan Senegal dengan cara yang menyakitkan.

Red Devils akan tetap berada di Seattle untuk menjalani pertandingan Babak 16 Besar pada 6 Juli melawan tuan rumah Amerika Serikat.(Sdm/*).