Pemkab Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 10 Kecamatan, Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

31
×

Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 10 Kecamatan, Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

Sebarkan artikel ini

posaceh.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di 10 kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah Aceh Besar dalam mengendalikan inflasi, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pangan, Bulog dan Bank Indonesia.

Berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah dan cabai, yang dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Bupati Aceh Besar, Selasa (30/6/2026)

Menurutnya, pemerintah Aceh Besar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan agar distribusi pangan berjalan lancar dan tidak terjadi gejolak harga yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan. Pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Aliyadi, SPi, MM, menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah difokuskan di 10 kecamatan yang dinilai memiliki tingkat kebutuhan tinggi terhadap bahan pokok maupun sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga.

Ia mengatakan, setiap lokasi telah disiapkan stok berbagai komoditas pangan dalam jumlah yang memadai sehingga masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh mitra penyedia pangan agar pasokan tetap tersedia selama pelaksanaan kegiatan. Tujuan utama kami adalah menjaga keterjangkauan harga sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di 10 kecamatan tersebut, Pemkab Aceh Besar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, distribusi bahan pokok semakin lancar, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani oleh kenaikan harga. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Besar.

Aliyadi juga menjelaskan, pihaknya juga telah mengirimkan surat pada Bank Indonesia untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan QRIS dan perlindungan konsumen.(AMZ)

 

Berikut jadwal pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di 10 Kecamatan

Kecamatan Lhoong Rabu 1 Juli 2026

Kecamatan Leupung Kamis 2 Juli 2026

Darul Imarah Jumat 3 Juli 2026

Darul Kamal Selasa 7 Juli 2026

Simpang Tiga Rabu 8 Juli 2026

Krueng Barona Jaya Kamis 9 Juli 2026

Darusalam Jumat 10 Juli 2026

Baitussalam Selasa 14 Juli 2026

Ingin Jaya Rabu 15 Juli 2026

Kuta Malak Kamis 16 Juli 2026