InternasionalOlahraga

Arti Tangis Vozinha usai Tanjung Verde Imbangi Spanyol

25
×

Arti Tangis Vozinha usai Tanjung Verde Imbangi Spanyol

Sebarkan artikel ini
Timnas Tanjung Verde menahan Timnas Spanyol, Vozinha menangis karena alasan ini. FOTO/ REUTERS

posaceh.com, Jakarta – Kiper Tanjung Verde, Vozinha, menangis setelah duel dengan Spanyol di Piala Dunia 2026. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu mengungkap alasannya.

Melawan Spanyol pada pertandingan pertama Grup H Piala Dunia 2026, Tanjung Verde menuai hasil imbang 0-0. Dalam laga di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (15/6/2026) malam WIB, Vozinha menjadi bintang lapangan.

Sebanyak tujuh penyelamatan dilakukan oleh Vozinha untuk mencegah gawang Tanjung Verde dijebol Spanyol. Pertahanan Blue Sharks sangat solid dalam laga itu dengan menangkal 27 tembakan La Furia Roja.

Vozinha mencetak sejarah dengan mencatatkan diri sebagai pemain debutan paling tua yang berhasil mencatatkan clean sheet di Piala Dunia. Dia pun diganjar status sebagai penampil terbaik dalam laga itu.

Dalam sebuah wawancara, Vozinha menangis. Dia mengungkap alasannya terkait dengan keluarga.

“Ibuku tak bisa ada di sini karena masalah visa, dan uang yang kami punya untuk membayar itu. Kami tak bisa melakukannya di saat ini,” kata Vozinha seperti dikabarkan oleh The Athletic.

“Aku menangis setelah pertandingan karena aku tumbuh bersama kakek-nenekku saat masih kecil, dan mereka tak bisa ada di sini. Mereka sudah berpulang beberapa tahun lalu.”

“Kami bekerja selama hidup untuk momen seperti ini. Saat ini, aku berusia 40 tahun tapi aku bukan seorang pemain profesional sampai saya berusia 25 tahun. Ini merupakan ganjaran untuk semua petualangan itu.”

“Sejujurnya, aku tak pernah memimpikan hal seperti ini saat masih kecil. Tapi, setelah pertandingan ini aku bisa bilang pada versi aku saat masih kecil bahwa semuanya pantas,” kata Vozinha menambahkan.(Muh/*)