Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah Idul Adha Serentak di Kabupaten dan Kota

25
×

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah Idul Adha Serentak di Kabupaten dan Kota

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Aceh Hj Marlina Muzakir (Kak Na) didampingi Kadisperindag Aceh T Adi Darma ST menyerahkan paket Pasar Murah kepada seorang warga, di halaman Masjid Jamik Lueng Bata, Banda Aceh, Kamis (21/5/2026). FOTO/ ROJA

*Kak Na Sebut Bantu Ringankan Beban Masyarakat

posaceh.com, Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali menggelar Pasar Murah menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di 69 titik yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Program yang berlangsung pada 21 hingga 23 Mei 2026 itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

 

Ketua TP PKK Aceh Hj Marlina Muzakir atau Kak Na turut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh T Adi Darma mengatakan, pasar murah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya, sekaligus membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

“Pasar Murah digelar oleh Pemerintah Aceh untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. Jika dua faktor ini mampu kita jaga, maka secara bersamaan kita mampu menekan inflasi,” ujar Kak Na, di halaman Kantor Camat Peukan Bada, Aceh Besar, Kamis (21/5/2026).

Ia menyebutkan, kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha merupakan kondisi yang kerap terjadi akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam menyambut hari raya.

Ketua TP PKK Aceh Hj Marlina Muzakir (Kak Na) didampingi Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Mayasari menyerahkan paket Pasar Murah kepada seorang warga, di halaman Kantor Camat Peukan Bada, Aceh Besar, Kamis (21/5/2026). FOTO/ ROJA

“Kenaikan harga jelang Hari Raya bukan semata karena ada oknum pedagang nakal, tetapi memang stok barang kebutuhan pokok terbatas, sementara permintaan masyarakat meningkat,” kata Kak Na yang turut didampingi oleh Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Rita Mayasari.

Menurut Kak Na, kehadiran pasar murah sangat membantu masyarakat, terutama dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sejumlah masyarakat yang saya temui tadi mengaku senang dengan digelarnya kegiatan ini, karena mereka bisa membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Aceh T Adi Darma ST menjelaskan, pelaksanaan pasar murah dilakukan serentak di seluruh Aceh atas arahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

“Kita menggelar Pasar Murah ini serentak di 23 kabupaten dan kota. Hanya dengan Rp203 ribu, masyarakat sudah bisa menebus 1 sak beras premium 10 kilogram, 2 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 1 papan telur ayam,” ujar Adi Darma.

Ia menjelaskan, komoditi yang disediakan meliputi beras premium sebanyak 367,95 ton, gula pasir 110,4 ton, minyak goreng 110,4 ton dan telur ayam sebanyak 34.500 papan.

Harga kebutuhan pokok yang dijual juga berada di bawah harga pasar, yakni beras premium 10 kilogram Rp100 ribu, gula pasir 2 kilogram Rp28 ribu, minyak goreng 2 liter Rp38 ribu dan telur ayam Rp37 ribu per papan.

Ia menegaskan, pasar murah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Instruksi saya jelas: hadirkan kebutuhan pokok dengan harga ringan. Pasar murah ini adalah ikhtiar kita menjaga kesejahteraan menjelang Idul Adha, agar rakyat tidak terbebani oleh lonjakan harga,” tegas Adi Darma meniru pernyataan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Sebelumnya, Kak Na bersama rombongan terlebih dulu meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Lueng Bata, yang kemudian bertolak ke Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar untuk melihat langsung proses distribusi kebutuhan pokok dan menyapa warga yang sedang mengantri.(Why/*)