Pemko Banda Aceh

Olresta Banda Aceh Gelar Apel Sarpras Jelang May Day 2026, 300 Personel Disiagakan

21
×

Olresta Banda Aceh Gelar Apel Sarpras Jelang May Day 2026, 300 Personel Disiagakan

Sebarkan artikel ini
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026 pada 1 Mei mendatang, Polresta Banda Aceh menggelar apel “Pagelaran Sarpras” di halaman Mapolresta, Minggu (26/4/2026) siang. FOTO/ HUMAS POLRESTA BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026 pada 1 Mei mendatang, Polresta Banda Aceh menggelar apel “Pagelaran Sarpras” di halaman Mapolresta, Minggu (26/4/2026) siang.

Sebanyak 300 personel disiapkan untuk mengamankan rangkaian kegiatan May Day di sejumlah titik strategis di Kota Banda Aceh. Lokasi pengamanan meliputi Kantor DPRA, Kantor Gubernur Aceh, Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, Taman Bustanul Salatin, serta Bundaran Simpang Lima.

Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan skema Power On Hand Kapolresta yang melibatkan sejumlah satuan tugas, di antaranya Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum, Kamseltibcarlantas, Bantuan, Patroli Kota, hingga personel Polwan.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kabag Ops AKP Muhammad Hasbi menyampaikan bahwa apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan pengamanan.

“Apel kesiapan ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan May Day. Artinya, sebelum pelaksanaan kegiatan, kita telah melakukan gladi kesiapan baik personel maupun peralatan,” ujar Hasbi.

Ia menambahkan, pola pengamanan secara umum akan berpedoman pada surat perintah dari Polda Aceh, dengan Polresta Banda Aceh berperan mendukung kekuatan personel dan sarpras yang dibutuhkan.

Lebih lanjut, Hasbi menekankan pentingnya kedisiplinan personel selama bertugas, termasuk menjaga sikap tampang serta memastikan kelengkapan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pengecekan sarana prasarana juga menjadi perhatian, mulai dari alat komunikasi hingga kendaraan operasional.

“Personel tidak dibenarkan membawa senjata api maupun senjata tajam saat pengamanan, kecuali Brimob jika diperlukan. Selain itu, personel juga akan dibekali vitamin untuk menjaga kondisi kesehatan selama bertugas,” pungkasnya.(Hadi)