posaceg.com, Jakarta – Jenama otomotif asal Jepang, PT Toyota-Astra Motor menghadirkan sebanyak 307 bengkel siaga jelang periode mudik Lebaran 2026 atau Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Marketing Director Toyota Astra Motor Jap Ernando Demily mengatakan, hal tersebut sebagai bagian dari upaya perseroan untuk mendukung kelancaran mudik bagi para pengguna mobil Toyota.
“Kami menyiapkan sebanyak 307 point services yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, mulai tanggal 17 sampai 29 Maret 2026,” ujarnya di Jakarta, dikutip Rabu (11/3/2026).
Secara terperinci, ada sebanyak 297 bengkel siaga yang beroperasi mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Namun, sebagai catatan, sebagian bengkel kemungkinan tidak beroperasi pada 21 Maret 2026.
Tak hanya itu, ada juga 10 titik Toyota Posko Siaga yang beroperasi 24 jam di berbagai wilayah, mencakup Pulau Sumatra, Jawa, Bali dan Sulawesi. Sejumlah layanan Toyota Posko Siaga mencakup servis kendaraan, wifi, hingga area bermain anak.
Adapun, penjualan mobil Toyota juga terdampak momentum positif menjelang Lebaran 2026. Data Gaikindo mencatat, distribusi wholesales Toyota sebesar 42.600 unit pada 2 bulan pertama 2026, dengan pangsa pasar 28,9%.
Di lain sisi, penjualan ritel alias dari dealer ke konsumen Toyota pada periode yang sama sebesar 44.878 unit, atau menguasai 30,9% pangsa pasar.
Salah satu model hibrida terbarunya, Toyota Veloz Hybrid juga mencatatkan penjualan moncer dengan pemesanan sebanyak 6.500 unit. Ernando mengatakan, sejak perdana diperkenalkan pada November 2025, Veloz Hybrid mendapatkan antusiasme tinggi dari konsumen. Model tersebut pun kian memperkuat komitmen Toyota di segmen hybrid electric vehicle (HEV).
“Penerimaan Veloz Hybrid sangat positif, sampai hari ini tercatat sekitar 6.500 unit, atau rata-rata sekitar 1.800 unit per bulan,” ujar Ernando. Secara terperinci, wilayah Jawa dan Bali berkontribusi paling besar terhadap penjualan Veloz Hybrid sebanyak 68%, lalu disusul Sumatra 18%. Kemudian, Sulawesi dan Indonesia Timur menyumbang 10%, diikuti Kalimantan dan Nusa Tenggara 4%.
“Jadi kalau kita bandingkan dengan Veloz varian lama, kurang lebih kenaikannya sebesar 180%,” pungkasnya.(Muh/*)











