*Jemput Bola dan Dongkrak UMKM Warung Kopi Lokal
posaceh.com,Sigli – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Banda Aceh kembali menghadirkan layanan SIKUPI (Siap Melayani Paspor Sembari Ngopi) di Kabupaten Pidie. Pelayanan paspor jemput bola tersebut digelar di Tabina Kupi, Kecamatan Pidie, Sabtu (25/10/2025).
Pelayanan yang disambut antusias oleh masyarakat tersebut mulai dibuka sejak pukul 11.30 WIB, diawali persiapan teknis oleh tim yang tiba setengah jam sebelumnya. Hingga kegiatan berakhir, tercatat 98 pemohon paspor berhasil dilayani langsung di lokasi dengan alur lengkap mulai dari verifikasi dokumen, pengambilan biometrik hingga sesi wawancara.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Gindo Ginting mengatakan, SIKUPI merupakan bentuk pelayanan publik adaptif yang sengaja didekatkan kepada masyarakat dengan konsep yang lebih santai dan humanis.
“SIKUPI ini adalah cara kami mendekatkan diri ke masyarakat, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi mikro. Kami memadukan pelayanan paspor dengan budaya ngopi Aceh agar kesan birokratis itu hilang,” ujar Gindo.
“Kami secara sadar menggandeng warung kopi lokal agar pelayanan kami juga berdampak langsung pada peningkatan omzet dan promosi UMKM daerah,” tambahnya.
Selain mempermudah pengurusan paspor, kegiatan SIKUPI juga memberi efek ekonomi bagi pelaku usaha setempat. Selama pelayanan berlangsung, transaksi di Tabina Kupi dilaporkan meningkat karena para pemohon memanfaatkan waktu tunggu sembari menikmati kopi dan kuliner lokal.
Seorang pemohon, Nurdin (54), mengaku sangat terbantu dengan layanan tersebut. “Ini luar biasa praktis. Saya tidak perlu jauh-jauh ke Banda Aceh dan tidak terburu-buru. Sambil menunggu, saya bisa minum kopi dan makan kudapan lokal. Terima kasih kepada Imigrasi Banda Aceh atas inovasi yang memudahkan masyarakat,” ucapnya.
Melalui program SIKUPI, Imigrasi Banda Aceh berharap akses pelayanan paspor semakin inklusif, khususnya bagi warga yang berdomisili jauh dari kantor imigrasi. Inovasi ini juga dinilai mampu menghadirkan manfaat ganda, yakni pelayanan publik yang prima dan dukungan nyata terhadap kebangkitan UMKM lokal.(Why/*)









