Nasional

Gubernur Jabar Akan Bawa Siswa Nakal ke Barak Militer, Aceh Bagaimana?

738
×

Gubernur Jabar Akan Bawa Siswa Nakal ke Barak Militer, Aceh Bagaimana?

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. FOTO/ANT

posaceh.com, Banda Aceh – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi  berencana membawa siswa bermasalah ke  barak militer mulai 2 Mei 2025 mendatang.

Untuk Provinsi Aceh tampaknya belum ada gambaran apapun untuk mengatasi anak nakal, selain dikeluarkan dari sekolah.

Sedangkan Gubernur Jabar mengatakan ingin menggembleng para siswa yang terlibat pergaulan bebas dan kriminal di beberapa wilayah yang dianggap rawan bekerja sama dengan TNI dan Polri.

Tidak harus langsung di 27 kabupaten/kota. Kita mulai dari daerah yang siap dan dianggap rawan terlebih dahulu, lalu bertahap,” ujar Dedi dalam keterangan di Bandung, Minggu (27/4) dikutip dari Antara .

Dedi mengungkapkan setiap siswa akan mengikuti program itu di sekitar 30 hingga 40 barak khusus yang telah disiapkan oleh TNI.

Peserta program, dipilih berdasarkan kesepakatan antara sekolah dan orang tua, dengan prioritas pada siswa yang sulit dibina atau terindikasi terlibat dalam pergaulan bebas maupun tindakan kriminal, untuk diikutkan program pelatihan yang akan berlangsung enam bulan per siswa.

“Selama enam bulan siswa akan dibina di barak dan tidak mengikuti sekolah formal. TNI yang akan menurunkan langsung siswa ke rumah untuk dibina karakter dan perilakunya,” kata Dedi.

Dedi menyebut program pembiayaan akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota yang terlibat.

Selain fokus pada siswa, Dedi turut memperhatikan kesejahteraan dan kualitas guru, termasuk proses rekrutmen yang menurutnya harus dilakukan secara transparan dan profesional.

“Ke depan, guru di Jabar harus memiliki karakteristik yang terstandar serta mengikuti pelatihan karakter,” ujarnya.

Sementara itu, Aceh juga punya barak militer di Mata Ie, Aceh Besar. Mungkin bisa ditiru cara Dedi Mulyadi dalam mengatasi anak nakal di Aceh.(Muh/*)