InternasionalNasionalOlahraga

Pelatih Bahrain Sorot Pemain Naturalisasi Timnas Sampai Ancaman Suporter

655
×

Pelatih Bahrain Sorot Pemain Naturalisasi Timnas Sampai Ancaman Suporter

Sebarkan artikel ini
Pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic. FOTO/REUTERS

posaceh.com, Jakarta – Pelatih Timnas Bahrain Dragan Talajic menyorot skuad Timnas Indonesia yang selalu diisi pemain baru dalam setiap laga, tetapi bukan berasal dari Indonesia. Dia juga menyorot ancaman suporter Timnas Indonesia saat timnya berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (25/3/2025).

Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers menjelang pertandingan pada Senin (24/3/2025) . Menurutnya tak salah dengan langkah tersebut, tetapi dinilainya tak sesuai dengan jumlah penduduk.

“Saya sudah banyak menonton pertandingan Indonesia. Setiap menonton saya melihat ada dua tiga pemain baru, tapi dari Belanda dan dari Inggris, tidak ada dari Indonesia,” ujarnya.

“Kalian punya jutaan penduduk, tapi kebanyakan yang datang justru dari Belanda. Tapi tidak ada yang salah, kami menghormati Timnas Indonesia dan kita datang untuk menang,” kata Talajic,” seperti dirilis CNN.

Terlepas dari itu, suasana Ramadan di Indonesia dinilainya luar biasa. Semua orang tampak menikmati hari puasa. Ini membuat pemain Bahrain juga merasa nyaman menjalani aktivitas.

“Soal Ramadan, ini waktu buat kami nikmati. Ini bulan suci. Para pemain kami menikmati, kalian menikmati. Kita senang menikmati bulan suci ini,” kata pria asal Kroasia ini.

“Para pemain senang dan akan siap [bertanding] saat Ramadan. Kalian juga pasti begitu. Kami senang bermain di tengah bulan Ramadan,” ucapannya saat jumpa pers sebelum laga.

Pertandingan Indonesia vs Bahrain akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Selasa (25/3) malam. Kick off akan dimulai pukul 20:45 WIB.

Selain itu, Pelatih Bahrain Dragan Talajic mengaku tak risau dengan isu ancaman suporter menjelang laga Timnas Indonesia versus Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Talajic menyebut perilaku buruk di media sosial tak tercermin di kehidupan nyata.

Pria Kroasia ini mengaku mendapat sambutan yang hangat selama berada di Jakarta, Indonesia. “Saya bisa bilang terima kasih kepada federasi sepak bola Indonesia untuk pelayanan yang bagus buat kami, juga kepada Indonesia yang menyambut kedatangan kami bagus.”

“Saya tahu orang-orang bicara [jelek] di media sosial. Saya tahu orang Indonesia tidak begitu. Kalian sangat baik. Kami menikmati masa-masa kami di Indonesia,” katanya saat jumpa pers.

Isu ancaman mengemuka setelah pertandingan leg pertama pada 10 Oktober 2024. Selepas laga yang berakhir 2-2 itu, warganet atau netizen mengancam pemain Bahrain.(Muh/*)