posaceh.com, Banda Aceh – Peureulak Raya akhirnya bisa mengakhiri puasa kemenangan pada partai puncak Liga 4 Zona Aceh pada Kamis (27/2/2025) sore, seusai mengalami kekalahan lima kali dan satu kali seri pada leg 1 dan 2 semifinal.
Pasukan Rizki Zulfitri SPd berhasil menumbangkan PSBL Langsa melalui drama adu penalti di Stadion Mini USK Darussalam, Banda Aceh.
Kemenangan ini sekaligus untuk membuktikan keunggulan Peureulak Raya dari PSBL Langsa yang sama-sama berasal dari wilayah timur Aceh.
Kedua kota bertetangga ini bersama Persidi Idi sama-sama telah mengalami kekalahan dari tuan rumah PSAB Aceh Besar pada leg 1 dan leg 2 semifinal Liga 4 Aceh.
Pada laga terakhir, Peureulak Raya berhasil memenangkan adu penalti dengan lima pemain berhasil menjebol gawang dan PSBL satu kali gagal karena membentur tiang gawang.
Dengan hasil akhir 6-5, seusai berimbang 1-1 pada perpanjangan waktu 2×15 menit, maka Peureulak Raya menjadi juara tiga Liga 4 Aceh, walau berada di dasar klasemen Semifinal Liga 4 Aceh, dengan raihan 1 poin dan PSBL Langsa 6 poin.

Namun, kedua tim ini tetap tidak lolos ke liga nasional, karena setiap provinsi di Indonesia hanya diwakili dua tim, juara dan runner-up.
Dari hasil akhir klasemen semifinal, maka PSAB dan Persidi Idi yang lolos ke tingkat nasional, tanpa pengaruh dari hasil final.Sedangkan pertandingan perebutan tempat ketiga ini berlangsung seru dan sengit sejak wasit Firdus meniup pluit dimulainya babak pertama.
Striker Peureulak Raya, Ardiansyah bersama kawan-kawannya memberi perlawanan sengit kepada PSBL Langsa yang dimotori striker Muhammad Nasir.

Sejumlah peluang dimiliki kedua tim pada babak pertama, tetapi tidak ada yang menghasilkan gol. PSBL yang diunggulkan karena sebagai juara bertahan 2024 terus berupaya mencetak gol dari berbagai sisi, tetapi berhasil dipatahkan Peureulak Raya yang dikawal Fazul Auwal dan Hardi Siswahyudi dengan penjaga gawang Raja Mulky Sulaiman.
Serangan Peureulak Raya juga berhasil dipatahkan empat pemain bertahan PSBL dengan penjaga gawang Repi Septiansyah. Sampai wasit meniup pluit berakhirnya babak pertama, tidak ada gol tercipta, sehingga skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama mengganti pemain untuk memperkuat daya dobrak serangan, tetapi tidak juga tercipta gol. Sejumlah peluang juga dimiliki kedua tim, tetapi gagal merubah skor sampai babak kedua berakhir.
Pada extra time 2×15 menit, PSBL Langsa berhasil mencetak gol melalui striker andalannya, Muhammad Nasir pada menit ke-95, sehingga skor menjadi 1-0. Peureulak Raya berhasil membalas gol pada menit ke-117, sehingga skor menjadi 1-1 sampai extra time berakhir.
Untuk menentukan pemenang, maka dilanjutkan dengan adu penalti dengan lima penendang dari kedua tim. Penendang pertama dari PSBL Langsa dan Peureulak Raya berhasil mencetak gol. Pada penendang kedua, juga sama-sama menjaringkan gol.
Namun, penendang ketiga PSBL Langsa gagal mencetak gol seusai tendangannya membentur tiang gawang dan itu menjadi satu-satunya kegagalan dalam adu penalti, sehingga Peureulak Raya dinobatkan sebagai juara ketiga Liga 4 Aceh 2025.(Muh)











