Internasional

Mortir Kembang Api dan Tabung Bahan Bakar Ledakkan Mobil Listrik Tesla

1491
×

Mortir Kembang Api dan Tabung Bahan Bakar Ledakkan Mobil Listrik Tesla

Sebarkan artikel ini
Mobil listrik Cybertruck Tesla seusai meledak di luar hotel Presiden terpilih Donald Trump di Las Vegas pada Rabu (1/1/2025) pagi. FOTO/AP

posaceh.com, Las Vegas – Mortir kembang api dan tabung gas ditemukan dimasukkan ke bagian belakang Cybertruck Tesla yang meledak di luar hotel Presiden terpilih Donald Trump di Las Vegas pada Rabu (1/1/2025) pagi. Ledakan itu menewaskan seorang tersangka di dalam kendaraan dan memicu penyelidikan intensif terhadap kemungkinan terorisme. .

Pejabat Kepolisian Metropolitan Las Vegas dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Clark mengatakan seseorang tewas di dalam mobil yang tampak futuristik tersebut dan tujuh orang di dekatnya mengalami luka ringan.

Hingga Rabu (1/1/2025) sore, pihak berwenang masih berupaya mengeluarkan jenazah dari kendaraan dan mencari barang bukti di dalamnya. Presiden AS, Joe Biden telah diberitahu atas insiden itu, seperti dilansir AP, Kamis (2/1/2025).

“Tujuan nomor satu kami, memastikan kami memiliki identifikasi yang tepat mengenai subjek yang terlibat dalam insiden ini,” kata Jeremy Schwartz, penjabat agen khusus yang bertanggung jawab di kantor FBI di Las Vegas. “Setelah itu, tujuan kedua kami, menentukan apakah ini adalah tindakan terorisme atau bukan,” tambahnya.

Sheriff Departemen Kepolisian Kevin McMahill mengatakan pihak berwenang mengetahui siapa yang menyewa truk tersebut dengan aplikasi Turo di Colorado. Tetapi tidak akan merilis nama tersebut sampai penyelidik menentukan apakah orang tersebut adalah orang yang sama yang meninggal.

McMahill mengatakan video yang diambil di stasiun pengisian daya Telsa yang disediakan oleh CEO Elon Musk membantu pihak berwenang melacak perjalanan kendaraan tersebut, dan tiba di Las Vegas sekitar pukul 07.30. Kemudian berkendara sekitar satu jam kemudian ke area valet di Trump International Hotel, di mana ia duduk 15 hingga 20 detik sebelum ledakan terjadi.

Mobil listrik Cybertruck Tesla saat meledak mengeluarkan kembang api di luar hotel Presiden terpilih Donald Trump di Las Vegas pada Rabu (1/1/2025) pagi. FOTO/SCREENSHOT

Video yang dipresentasikan pada konferensi pers sore hari menunjukkan mortir kembang api hangus, tabung dan alat peledak lainnya berjatuhan di bagian belakang pikap. Dinding bak truk masih utuh karena ledakannya mengarah ke atas, bukan ke samping.

Musk pada Rabu (1/1/2025) sore di X mengatakan: “Kami sekarang telah mengonfirmasi ledakan tersebut disebabkan oleh kembang api yang sangat besar atau bom yang dibawa di dalam Cybertruck sewaan dan tidak ada hubungannya dengan kendaraan itu sendiri. Semua telemetri kendaraan positif pada saat ledakan terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, pihak berwenang Amerika Serikat (AS) telah mengidentifikasi pelaku ledakan Cybertruck Tesla di dekat Trump Hotel, Las Vegas. Dia bernama Matthew Livelsberger, mantan Angkatan Bersenjata AS.

Beberapa sumber mengatakan ke media afiliasi ABC News seperti Denver7dan KOAA News bahwa Livelsberger adalah mantan veteran Angkatan Darat Colorado Springs. Dia juga merupakan pengemudi kendaraan yang meledak di dekat Trump Hotel pada Rabu (1/1/2025).

Hingga kini, pihak berwenang menyelidiki ledakan sebagai kemungkinan aksi teror. Di truk tersebut, petugas sebelumnya menemukan mortir kembang api dan tabung bahan bakar, demikian dikutip The Independent.

Di hari sama saat Cybertruck meledak, pengemudi lain di wilayah New Orleans menabrakkan truk ke sekerumunan orang dan menyebabkan 15 orang meninggal. Pelaku yang diidentifikasi sebagai Shamsud Din Jabbar juga diduga keluar dari truk sembari memegang senapan serbu dan menembaki petugas polisi.

Selain senapan serbu, Jabbar juga diduga memiliki senjata pistol. Beberapa sumber mengatakan ke Denver7, bahwa Livelsberger dan Jabbar diduga bertugas di pangkalan militer yang sama. Mereka juga sedang diselidiki dengan dugaan aksi.(Muh/*)