Olahraga

Target PSAB Aceh Besar Sudah Tercapai, Dewi Fortuna Belum Memihak Mereka

764
×

Target PSAB Aceh Besar Sudah Tercapai, Dewi Fortuna Belum Memihak Mereka

Sebarkan artikel ini
Seorang pemain PSAB menenangkan rekannya yang kecewa atas hasil adu penalti melawan Duta FC Banten di Lapangan Sriwaru, Surakarta, Sabtu (14/12/2024). FOTO/DOK.PSAB

posaceh.com, Banda Aceh – Keikutsertaan PSAB Aceh Besar dalam ajang bergengsi bagi pesepakbola muda Indonesia sudah luar biasa. Datang dengan minim pengalaman, perlengkapan latihan seadanya selama tiga pekan berlatih, ternyata juga mampu mengimbagi permainan anak-anak Ibu Kota Jakarta dan Banten yang dimanjakan dengan fasilitas mumpuni.

Para pemain dari ujung Pulau Sumatera ini telah menunjukkan kemampuannya dengan sangat baik, bahkan sempat mengejutkan para pemain Persija Muda dan Duta FC Banten. Kedua tim ini yang diduga awalnya akan menang mudah dengan PSAB, harus berjibaku dengan waktu untuk memenangkan laga, bahkan harus mendapat dukungan wasit tentunya.

Pemain PSAB berpose bersama sebelum menghadapi babak 16 besar Piala Soeratin -17 melawan Duta FC Banten di Lapangan Sriwaru, Surakarta, Sabtu (14/12/2024). FOTO/DOK.PSAB

Pelatih PSAB U-17 Aceh Besar, Mukhlis Nakata yang merupakan mantan Kapten Persiraja Banda Aceh paham betul karateristik anak asuhnya, sesuai karakter warga Aceh, berjuang sampai mati. Sebelum berangkat ke Surakarta, Solo, Jawa Tengah untuk mengikuti Piala Soeratin U-17 Nasional, Mukhlis saat ditanyakan target dalam laga itu, menjawab dengan realistis seusai melihat lawan yang akan dihadapinya.

“Minimal, kami dapat lolos fase grup,” katanya di sela-sela sesi latihan di Lapangan Matador, Kecamatan Krueng Barona, Aceh Besar pada Selasa (3/12/2024).. Dia menyatakan hal tersebut, seusai drawing penentuan grup oleh PSSI telah selesai dilaksanakan di Solo pada Senin (1/12/2024). Dia mengatakan lawan kuat yang patut diwaspadai, Persija Muda Jakarta, juara Piala Soeratin tahun sebelumnya.

Striker PSAB Aceh Besar, M Arkaan Fikri bersama rekan setimnya meluapkan kegembiraan seusai menjebol gawang Persebri Batang Hari dari titik putih pada laga ketiga Grup A Piala Soeratin U-17 Nasional di Lapangan Banyuanyar, Surakarta, Rabu (11/12/2024) pagi. FOTO/ DOK.PSAB

Sedangkan untuk menghadapi perwakilan Kalimantan Selatan, Persetala Tanah Laut dan Persebri Batang Hari, Jambi, Mukhlis meyakini dapat memenangkan pertarungan, sehingga dapat lolos dari babak penyisihan. Kapten PSAB U-17, Muhammad Andhika juga menyatakan target timnya dapat lolos fase grup.

Prihal target, Andika menyatakan akan berusaha lolos dari fase grup, sehingga akan dapat terus melaju ke fase berikutnya. “Paling tidak, kami bisa lolos fase grup dan untuk selanjutnya, kami juga akan memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan, ” ujarnya.

Para pemain PSAB Aceh Besar meluapkan kegembiraan seusai berhasil menjebol gawang Persija Muda Jakarta pada laga kedua Grup A Piala Soeratin U-17 nasional di Lapangan Banyuanyar, Surakarta pada Senin (9/12/2024) pagi. FOTO/DOK.PSAB

Dengan target yang telah ditetapkan tersebut, bukan berarti harus berhenti sampai di situ, tetapi harus melaju lebih jauh, seperti diharapkan oleh Plt Ketua Umum PSAB Aceh Besar, Mariadi ST MT. “Final Piala Soeratin U-17 akan digelar di Yogyakarta, bukan Solo,” katanya seusai mengikurti drawing babak 16 besar pada Jumat (13/12/2024).

Sang ketua tentunya dapat melihat langsung anak-anak PSAB U-17 bertarung di arena lapangan sepakbola, sehingga dapat memprediksikan laju tim yang dipimpinnya. Dalam dua laga tersebut, para pemain PSAB telah mampu menunjukkan kelasnya, pemain lawan tidak bisa lagi meremehkan tim dari ‘Tanah Rencong’ ini.

Para pemain PSAB U-17 bersama ofisial dan pelatih berfoto bersama sebelum melakoni laga perdana di Stadion Banyuanyar, Surakarta, Sabtu (7/12/2024). siang. FOTO/DOK. PSAB

Dalam laga babak penyisihan, PSAB tidak bertanding melawan Persetala, karena tidak hadir di lapangan Banyuanyar, Surakarta pada Sabtu (7/12/2024) siang, sehingga menang WO dan meraih 3 poin. Jadi, laga sesungguhnya melawan Persija Muda Jakarta pada Senin (9/12/2024) pagi.

Pada pertandingan kedua Grup A Piala Soeratin 2024, PSAB Aceh Besar sempat tertinggal 1-0 pada paruh kedua babak pertama, menit ke 39. Tak perlu menunggu lama, dua menit kemudian, giliran PSAB membobol gawang Persuija Muda dan skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-41.

PSAB tak menggendorkan serangan jelang babak pertama berakhir, bahkan menambah gol pada injury time 45+2, sehingga menjadi 2-1 sampai berakhirnya laga babak pertama. Praktis, hanya delapan menit laga, tiga gol tercipta, sehingga pertandingan menjadi seru dan sengit.

Para pemain PSAB-17 berpose bersama sebelum melakukan latihan sebagai persiapan menghadapi Piala Soeratin. FOTO/MUHAMMAD NUR

Dari laga babak pertama ini, terlihat anak asuh pelatih Mukhlis Nakata ini berhasil mengimbangi permainan anak-anak ibu kota, bahkan sempat unggul jelang babak pertama berakhir. Ini menjadi sebuah pertunjukan anak-anak muda Aceh yang sangat membanggakan melalui sebuah kepercayaan diri tinggi, walau laga belum berakhir.

Memasuki babak kedua, Persija Muda langsung menggencarkan serangan untuk menyamakan kedudukan. Alhasil, babak kedua yang baru berjalan tiga menit atau menit ke-48, gawang PSAB yang dikawal Adil jebol, sehingga skor berubah menjadi 2-2. Dengan hasil berimbang ini, PSAB tak mau tinggal diam, juga berusaha menambah pundi gol, tetapi tidak membuahkan hasil.

Sampai waktu normal atau menit ke-90, tidak ada gol yang tercipta, sehingga ada harapan hasil akhir akan menjadi seri 2-2. Tetapi, saat atau injury time atau perpanjangan waktu, seharusnya laga sudah usai, tetapi wasit Fero Arsanto tetap melanjutkan pertandingan. Saat itu, Persija Muda sedang menggempur pertahanan PSAB, sehingga wasit melihat ada peluang terjadinya gol.

Benar saja adanya, para pemain PSAB yang terus berusaha mempertahankan skor laga, berakhir menyakitkan. Sebuah pelanggaran yang dilakukan pemain PSAB di kotak terlarang, berbuah penalti dan menjadi gol untuk Persija Muda dan skor berubah menjadi 2-3. Begitu kick-off dimulai lagi dengan pemain PSAB menendang bola, wasit langsung meniupkan pluit tanda berakhirnya pertandingan. Dewi fortuna benar-benar tidak memihak PSAB Aceh Besar, seharusnya hasil akhir seri, tetapi menjadi kekalahan terhormat.

Pelatih PSAB U-17, Mukhlis Nakata bersama pemain tidak larut dalam kesedihan atas kekalahan tersebut, tetapi langsung menatap laga krusial melawan Persebri Batang Hari, Jambi agar lolos fase grup untuk masuk babak 16 babak besar, seperti yang telah ditargetkan di Banda Aceh sebelum terbang ke Solo.

Begitu laga digelar di Lapangan Banyuanyar, Surakarta pada Rabu (11/12/2024), anak-anak PSAB yang tetap memiliki semangat tinggi, tidak pantang menyerah dalam penguasaan bola. Sang pelatih telah menginstruksikan para pemain PSAB untuk untuk bermain all-out, seperti laga final dan pertandingan ini wajib dimenangkan.

Alhasil, tekad bulat pelatih bersama pemain berhasil diwujudkan, walaupun menang dengan skor tipis 1-0 atas Persebri Jambi. PSAB langsung mendapat 6 poin, sekaligus sebagai runner-up Grup A dibawah Persija Muda yang meraih 9 poin.

Dengan target telah tercapai, lolos fase grup, pelatih bersama pemain, termasuk Plt Ketua Umum PSAB Mariadi ST MT, fokus menghadapi laga babak 16 besar, menghadapi Duta FC Banten, sesuai drawing oleh PSSI. Pelatih Mukhlis Nakata mengaku telah memperbaiki sejumlah kelemahan dalam dua laga sebelumnya, sehingga sudah siap menghadapi jawara Banten itu.

Pertandingan pun digelar di lapangan berbeda, Lapangan Sriwaru, Surakarta pada Sabtu (14/12/2024) pagi. Para pemain PSAB yang kembali menatap laga dengan optimis, melakoni laga sengit melawan Duta FC. Datang dengan tim tersubur, 13 gol dan hanya satu kali kebobolan di fase Grup F, Duta FC harus melakoni laga sengit melawan PSAB, yang memiliki catatan, 3 gol dan tiga kali kebobolan.

Laga yang diwarnai dengan hujan tersebut awalnya berjalan dengan lancar dan aman, mulai dari babak pertama sampai babak kedua. Pada babak pertama, kedua tim berbagi angka kacamata, 0-0. Tetapi, pada babak kedua, PSAB berhasil menjebol gawang Duta FC terlebih dahulu pada menit ke-55 dan skor berubah menjadi 1-0.

Hujan yang masih mengguyur Surakarta, telah menyebabkan area lapangan Duta FC digenangi air, praktis sejak paruh babak kedua, pemain PSAB kesulitan melakukan serangan untuk menambah pundi-pundi gol. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Duta FC untuk mengurung area pertahanan PSAB.

Sampai waktu normal atau menit 90, Duta FC tak juga berhasil membobol gawang PSAB, sehingga wasit memperpanjang waktu, karena ada jeda 3 menit akibat insiden di lapangan. Tetapi, wasit terus melanjutkan laga sampai menit 90+6, seusai Duta FC berhasil menjebol gawang PSAB melalui sundulan kepala pada menit 90+5.

PSAB kembali harus berduka, dewi fortuna benar-benar tidak memihak mereka. Prahara ini menambah duka pemain PSAB yang telah berjuang habis-habisan, tetapi tidak ada dukungan dari wasit untuk menghentikan laga, sehingga dapat memenangkan laga dan lolos ke babak perempat final.

Lagi-lagi, pemain PSAB dirugikan saat injury time, sebuah prahara yang mungkin tidak bisa dilupakan oleh para pemain. Walaupun demikian, para pemain muda PSAB harus berbangga, target sudah tercapai dan babak 16 besar sebagai bonus.

Selamat kepada para pemain muda PSAB U-17 ini, yang nantinya akan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Aceh dalam dunia persepakbolaan. Untuk kemampuan, tentunya sama dengan anak-anak Ibu Kota Jakarta yang memiliki fasilitas lengkap dalam latihan, sebaliknya PSAB hanya memanfaatkan lapangan laga antar kampung (tarkam) untuk berlatih dan uji coba sebelum ke laga resmi Piala Soeratin U-17 Nasional dengan kondisi stadion, sama dengan lapangan tarkam di Aceh.

Sekali lagi, selamat kepada pemain PSAB yang mendapat perhatian tinggi dari masyarakat Aceh dan dukungan dari berbagai pihak tidak pernah habis-habisnya, seperti dikatakan oleh Plt Ketua Umum PSAB, Mariadi ST MT. Selamat kembali pulang ke tanah kelahiran dan jangan pernah kecewa dengan hasil di Solo, tetapi jadikan sebagai pelajaran dan pengalaman dalam dunia sepakbola yang penuh dengan hiruk-pikuk berbagai kepentingan.

Sementara itu, para pemain bersama tim ofisial PSAB U-17 Aceh Besar akan tiba di Banda Aceh pada Senin (16/12/2024) siang. Direncanakan, mereka mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar sekitar pukul 13.00 WIB. (Muh)