NasionalNews

Presiden Prabowo Khawatirkan Perang Nuklir Pecah

1307
×

Presiden Prabowo Khawatirkan Perang Nuklir Pecah

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam pembukaan Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang, Rabu (4/12/2024). FOTO/SCREENSHOT

posaceh.com, Kupang – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya atas ancaman perang nuklir yang bisa terjadi dengan kondisi global saat ini.

Hal ini Prabowo ungkapkan di acara Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke 112 Muhammadiyah di Kupang, Rabu (4/12/2024).

“Saudara-saudara dalam kondisi penuh ketidakpastian, dimana hitungan sekarang adalah di Eropa terjadi kurang lebih 17% kemungkinan perang nuklir. Ini pengamatan pakar-pakar di Eropa,” kata Prabowo dalam sambutannya, seperti dilansir CNBC.

Dia mengatakan negara barat saat ini mengizinkan peluru jarak jauh negara tersebut menyerang Rusia. Negeri beruang merah juga mengeluarkan lampu hijau untuk menyerang negara barat menggunakan senjata paling mutakhir.

“Belum Timur Tengah, belum di Asia, Taiwan, dan Korea Selatan. Kalau tidak salah tadi malam pemerintah Korea Selatan menyatakan keadaan darurat di Korea,” kata Prabowo.

Sehingga ia meminta untuk tidak lengah dan bersantai, meski Indonesia berdiri secara non-blok dalam diplomasi internasional. Namun menurutnya Indonesia bisa terseret jika perang dunia terjadi.

“Kita Non blok, kita tidak memihak, kita menghormati semua negara, itu maunya kita,” jelasnya

Tetapi, katanya, 40% dari seluruh perdagangan dunia lewat lautan Indonesia. Kemudian, 70% energi Tiongkok Korea dan Jepang lewat perairan Indonesia.

“Bisakah kira-kira kalau terjadi perang besar bisakah kita tidak terseret? Untuk itu kita butuh kepemimpinan politik yang handal,” kata Prabowo.

Selain itu menurutnya Indonesia juga membutuhkan kerukunan dan jiwa besar dari semua kalangan.(Muh/*)