posaceh.com, Blangkejeren – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh menyesalkan kebijakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Blangkejeren telah mematikan listrik tidak beraturan hingga banyak acara sehingga banyak masyarakat/ Pelanggan kecewa, komentarpun beragam dari para ibu – ibu rumah tangga.
“Kami sangat kesal, lagi memasak untuk hajatan tiba – tiba listrik padam mendadak,” kata salah seorang warga Kutapanjang Kecamatan Kutapanjang Maimunah (56) kepada Wartawan Minggu (13/2/2022) malam.
Ia mengatakan, beberapa minggu lalu kejadian seperti ini juga kejadiannya, tiba – tiba listrik mati mendadak, akhirnya barang Elektronik kami rusak seperti Kulkas tidak bisa lagi hidup kami datangkan orang servis elektronik kata dia ada alat yang harus di ganti, ” rusaknya komponen Kulkas saya akibat listrik PLN mati mendadak, kemudian hidup mati lagi. Bahkan satu hari bisa mencapai lima kali padam yang bertampak pada alat Elektronik kami, itulah penyebab Kulkas saya rusak, nah jika begini siapa yang bertanggung jawab,” katanya dengan nada emosi.
Ketua Lembaga Pengawasan – Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP – KPK) Kabupaten Gayo Lues Ahmad Yani didampingi Anggotanya merasa geram atas kerapnya lampu mati/ padam mendadak.
“Saya dan Anggota dalam waktu dekat ini akan menghadap kepada Meneger PLN mempertanyakan kenapa llistrik PLN Ranting Blangkejeren sering padam, itu perlu kita pertanyakan nanti,” ujar Ahmad Yani.
FOTO/ KAMAL GAYO
Menurut Ahmad Yani, pihaknya akan meminta PLN Ranting Blangkejeren menggelar Konfrensi Pers agar kondisi sebenarnya bisa disampaikan kepada Publik. Berdasarkan Pasal 29 Ayat (1) e Undang – undang Nomor 30 Tahun 2009 Tentang Ketenaga Listrikan Diasana tertulis,” Konsumen berhak untuk mendapatkan ganti rugi apabila terjadi pemadaman yang diakibatkan kesalahan dan / atau kelalaian pengoperasian oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik sesuai syarat yang diatur dalam perjanjian jual beli tenaga listrik,” tegas Ahmad Yani.
Menanggapi hal itu Meneger Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Blangkejeren Ali Akbar menjelaskan, penyebab gangguan Sistem Kelistrikan Di Gayo Lues diantaranya Kalong mengenai Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di lokasi Simpang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kalong mengenai SUTM dialokasi Kecamatan Blangjerango, Kalong mengenai SUTM di lokasi desa Kendawi, Dahan Kemiri jatuh ke SUTM di lokasi Tetumpun. Mayoritas gangguan disebabkan oleh kalong, karena beberapa lokasi saat ini sedang musim kalong.
“Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidak nyamanan Pelanggan PLN Unit Layanan Pengadaan (ULP) Blangkejeren, kami tetap komitmen untuk meningkatkan kehandalan listrik di Kabupaten Gayo Lues ini,” pungkas Ali Akbar. (KG)
