Olahraga

2021, Pelatda Atlet Aceh Menuju PON Papua Dipertajam

1924
×

2021, Pelatda Atlet Aceh Menuju PON Papua Dipertajam

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem saat menutup Pelatda PON Papua 2020 di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Kamis (17/12/2020). Foto : Istimewa. 
posaceh.com Banda Aceh – Persiapan para atlet Aceh melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) pada 2021 akan dipertajam guna meraih target 14 medali emas PON Papua yang digelar Oktober tahun depan.
“Kami berharap agar Pengprov tetap melanjutkan pembinaan bagi atlet dan pelatih sambil menunggu Pelatda KONI Aceh dilaksanakan kembali pada Januari tahun 2021.” ujar Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem pada penutupan Pelatda PON Papua 2020 di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Kamis (17/12/2020).
Mualem ini menyebutkan, program Pelatda yang dirancang KONI Aceh telah dimulai pelaksanaannya sejak awal tahun 2020 yang dijalani penuh semangat dan maksimal para atlet prioritas masing-masing cabang olahraga,” kata dia.
Katanya, pelaksanaan Pelatda PON di tahun 2020, KONI Aceh telah berusaha semaksimal mungkin mengalokasikan anggaran, agar persiapan atlet, pelatih dan panitia berjalan sesuai target yang ditetapkan
“Saya berharap para atlet, pelatih dan panitia agar tetap bekerja maksimal untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ujar mantan Wagub Aceh yang akrab disapa Mualem ini.
Katanya,  akhir tahun 2020 ini, para atlet dan pelatih yang selama ini dibina oleh KONI Aceh untuk sementara waktu dikembalikan, atau dipulangkan ke pengprov masing-masing cabang olahraga.
Mualem meminta proses pembinaan yang selama ini dilaksanakan oleh KONI tidak terputus selama berada di bawah pengawasan masing-masing induk cabang olahraga.
“Kami berharap agar Pengprov tetap melanjutkan pembinaan bagi atlet dan pelatih sambil menunggu Pelatda KONI Aceh dilaksanakan kembali pada Januari tahun 2021.” seru Mualem.
Sementara Ketua Pelatda KONI Aceh 2020, H Bachtiar Hasan mengatakan, pihaknya bersama tim monitoring dan evaluasi (Monev) memiliki banyak catatan selama Pelatda berlangsung.
“Semuanya laporan sudah dibukukan dan sudah kita serahkan kepada Ketua Umum KONI Aceh. Semua kekurangan pada Pelatda 2020 akan kita perbaiki di Pelatda 2021 yang bakal berlangsung selama 9 bulan,” ungkap Bachtiar.
Disebutkan, dalam gelaran Pelatda, KONI Aceh menetapkan dua kategori, yaitu: kategori pertama, cabang olahraga yang lolos dengan perolehan medali dengan masa Pelatda 10 bulan, yaitu; 4 bulan Pelatda Desentralisasi yang dimulai dari tanggal 17 Februari – 18 April 2020 dan 6 bulan Pelatda Sentralisasi, yang dimulai pada tanggal 19 April – 18 Oktober 2020.
Dalam menghadapi PON Papua, KONI Aceh mempersiapkan 131 Atlet dari 25 cabang melalui Pelatda selama 10 bulan pada 2020. (Sudirman Mansyur/*)