Olahraga

16 Tim U-10 dan U-12 Ramaikan Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota Banda Aceh

21
Rapat persiapan Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota Banda Aceh Tahun 2026 untuk kelompok usia dini yang berlangsung di Kantor Media Pos Aceh, Lampineung, Kota Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026). FOTO/M HERIZAL

posaceh.com, Banda Aceh – Sebanyak 16 tim sepakbola usia dini yang terbagi dalam dua kelompok umur, U-10 dan U-12 tahun siap meramaikan turnamen sepakbola memperebutkan Piala Walikota Banda Aceh.

Kategori U-10 diikuti 8 tim dan U-12 juga tampil 8 tim dari Banda Aceh. Event ini akan dihelat di Lapangan Putra IMKA, Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, 9 – 15 September 2026.

Panitia telah mematangkan seluruh persiapan teknis, termasuk rapat koordinasi terakhir dan pembagian grup di Kantor Media Pos Aceh, Gampong Doy, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).

Turnamen ini diproyeksikan menjadi panggung pembinaan usia dini di Banda Aceh. Selain sebagai ajang menambah jam terbang bertanding. Diharapkan turut menempa karakter, mentalitas, disiplin, dan sportivitas para pesepakbola cilik.

Ketua Panitia Pelaksana, Tamam Rizki SIKom menyebut seluruh persiapan terus dikebut agar turnamen berjalan tertib dan lancar. “Kami terus mematangkan sisi teknis pertandingan hingga kebutuhan peserta. Harapannya, anak-anak mendapatkan pengalaman positif dan turnamen berlangsung sesuai agenda,” ujarnya.

Kompetisi ini akan mempertandingkan dua kelompok umur: U-10 dan U-12, selain memperebutkan piala Wali Kota dan juga mendapat uang pembinaan, medali dan peralatan olahraga. Laga dijadwalkan berlangsung 9–15 September 2026 di Lapangan Putra IMKA, Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh.

Menggunakan format setengah kompetisi, turnamen ini akan diikuti 16 tim. Rinciannya, 8 tim di kelompok U-10 dan 8 tim di kelompok U-12.
Untuk Kelompok U-10, Grup A: SSB Putra IMKA, Faruq FA, Rampagoe FA, dan KDC Keutapang. Sedangkan Grup B: Talenta Aceh FA, Serantau Aceh FA, SSB PSAN Neusu, dan Lambhuk FA

Untuk Kelompok U-12, Grup A yakni Jong Aceh, SSB Bukit Sembilan, dan Pos Aceh FA. Grup B yakni SSB PSGJ GP Jawa, Fourgee FA, SSB Al Azhar, dan Copal FA

Menyenangkan

Ketua Komite Wasit, Khalid, menekankan pentingnya peran perangkat pertandingan di level usia dini. Wasit tidak hanya menegakkan Laws of the Game, tetapi juga harus mampu menjadi edukator di lapangan.
“Di usia dini, pendekatan wasit harus berbeda. Selain memahami aturan dasar dan pelanggaran, wasit juga harus bisa berkomunikasi dengan pemain dan pelatih secara bijak. Tujuannya agar pertandingan tetap tertib, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak,” kata Khalid.

Ia menambahkan, jam terbang memimpin laga usia dini juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pengambilan keputusan seorang wasit.

Pembinaan

Sekretaris Umum PSSI Banda Aceh, Ir. Khaidir TM, MM, menilai turnamen ini sebagai langkah strategis menjaga kesinambungan pembinaan.
“Kompetisi usia dini sangat penting. Anak-anak butuh pengalaman bertanding. Dari situlah teknik, kemampuan, dan mental bertanding mereka akan terbentuk secara bertahap,” kata Khaidir.

Ia berharap seluruh peserta tampil dengan semangat juang tinggi dan menjunjung tinggi fair play. “Nikmati pertandingannya, bermainlah sportif, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Semoga dari turnamen ini lahir bibit-bibit muda yang kelak mengharumkan nama Banda Aceh,” ujarnya.

Panitia mengajak seluruh elemen — peserta, pelatih, orang tua, hingga masyarakat — untuk bersama-sama menyukseskan Piala Wali Kota Banda Aceh 2026.

Lebih dari sekadar trofi, turnamen ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk belajar bertanding, membangun kepercayaan diri, dan menikmati proses pembinaan sepak bola sejak dini. (Zal)

Exit mobile version