posaceh.com, Kota Jantho – Datangnya bulan Ramadan menjadi keuntungan tersendiri bagi sejumlah masyarakat. Selain untuk menjalankan ibadah puasa demi mendapatkan amal sebanyak-banyaknya, bagi para pedagang juga menjadi momen yang tepat mengais rejeki.
Pada bulan suci ini banyak warga maupun pada dasarnya memang berprofesi sebagai pedagang memanfaatkan momen tersebut untuk meraup keuntungan dari berjualan takjil, hal ini dikarenakan takjil menjadi menu favorit disaat berbuka puasa.
Sejumlah warga Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar misalnya sejak awal Ramadhan 1443 Hijriah tahun, sudah mulai berjualan panganan berbuka atau Takjil di depan kedai dan pinggir jalan pusat Pasar Lamlhom sembari berharap dagangan yang mereka jual, laris diserbu pembeli.
Dagangan yang dijual pun bervariasi mulai dari bermacam-macam kue, kolak, gorengan hingga berbagai minuman yang ditawarkan seperti air tebu, air kelapa, es teler, es campur, es buah dan aneka juice buah. Harga yang ditawarkan dari aneka kueh dan minuman tersebut mulai Rp 1.000 hingga Rp 15.000. Beberapa pembeli pun berdatangan untuk mempersiapkan makanan pada saat berbuka puasa.
Salah seorang pedagang, Darmawan mengaku dirinya setiap Ramadhan datang memang berjualan di Pasar Lamlhom. Hanya saja setiap Bulan Ramadan, ia lebih mempersiapkan segala sesuatunya dibanding hari biasa.

FOTO/ WAHYU DESMI
Dimana kepadatan para pemburu takjil dimulai pukul 17..00 WIB sampai 10 menit menjelang waktu berbuka puasa. Dimana pasa waktu tersebut terkadang dirinya sebagai penjual merasa senang bercampur kewalahan dalam melayani pembeli.
Bagai mana tidak untuk membeli takjil dan menu lainnya yang dijajakan para pedagang, semakin mendekati waktunya berbuka puasa semakin banyak pula warga yang datang untuk memburu takjil dan menu lainnya sebelum kehabisan stok yang ada.
“Alhamdulilah keuntungan yang kami dapat lumayan dan bisa buat tabungan untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri nanti,” ujar Darmawan, kepada possceh.com, saat berjualan lapak di depan Masjid Mujahidin, Lamlhom, Lhoknga, Minggu (17/4/2022) sore.
Pada kesempatan itu, bukan hanya takjil yang ditawarkan oleh pedagang yang berada di seputaran wilayah kemukiman Lamlhom, banyak juga menu-menu lainnya yang tidak kalah menarik dari takjil yang menjadi menu favorit berbuka puasa. “Kami lebih mudah dan suka belanja takjil di Pasar Lamlhom, banyak pilihan harganya juga murah dan terjangkau,” tutur Anis, warga Lambaro Seubun, desa tetangga.(Wahyu)











