posaceh.com, Banda Aceh – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh menyebutkan ada tambahan 270 warga terinfeksi virus corona jenis baru di provinsi setempat yang telah sembuh, sehingga total sudah mencapai 30.268 orang.
“Kondisi pandemi COVID-19 Aceh trennya membaik, kasus baru makin turun dan pasien yang sembuh terus bertambah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu, (19/9/2021).
Dia menjelaskan ratusan pasien sembuh itu meliputi warga Banda Aceh 122 orang, Aceh Besar 80 orang, Aceh Tamiang 14 orang, Bireuen 12 orang dan Aceh Tengah 10 orang.
Kemudian, dia melanjutkan, pasien sembuh juga terdapat di Kota Langsa sembilan orang, Pidie Jaya tujuh orang, Pidie lima orang, Sabang lima orang serta warga Gayo Lues empat orang, dan dua orang lainnya warga Aceh Timur.
Sementara kasus positif baru per Minggu (19/9) ini bertambah 111 orang, yakni warga Banda Aceh 20 orang, Gayo Lues 17 orang, Aceh Barat 11 orang, Pidie sembilan orang, Aceh Besar sembilan orang, Aceh Selatan tujuh orang, Nagan Raya enam orang, sedangkan Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireuen dan Aceh Barat Daya, masing-masing lima orang.
“Positif baru juga terdapat di Aceh Tamiang empat orang, Langsa tiga orang, Sabang dan Aceh Jaya, masing-masing dua orang, Aceh Tenggara, Aceh Timur dan Simeulue, sama-sama satu orang,” katanya.
Menurut dia per hari ini juga terdapat pasien meninggal dunia bertambah 12 orang, meliputi warga Banda Aceh lima orang, Aceh Utara tiga orang, warga Bireuen dua orang dan dua orang lagi, masing-masing warga Aceh Tamiang dan Aceh Besar.
“Data kasus meninggal dunia tersebut hanya dua kasus baru yang meninggal dunia dalam waktu 24 jam terakhir ini. Sementara 10 kasus lagi itu meninggal sejak 11 September 2021,” ujarnya.
Hingga kini, secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 36.890 orang, di antaranya pasien COVID-19 yang sedang dirawat 4.830 orang, pasien yang telah sembuh 30.268 orang dan kasus meninggal dunia sudah mencapai 1.792 orang.
Dia menjelaskan, kini di Aceh hanya Banda Aceh yang masih berstatus zona merah atau risiko tinggi penyebaran COVID-19, sedangkan Aceh Tenggara, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Jaya dan Simeulue zona kuning atau risiko rendah dan Aceh Besar beserta 16 kabupaten/kota lain masih zona oranye atau risiko sedang.
“Zona yang dianggap aman dari risiko transmisi virus dan peningkatan kasus COVID-19 adalah zona hijau,” kata Saifullah.
Meskipun hanya tersisa satu daerah zona merah, dia juga meminta semua untuk terus bersemangat melanjutkan ikhtiar menekan kasus baru, meningkatkan kesembuhan, meningkatkan pelayanan rumah sakit, peningkatan vaksinasi COVID-19 dan menekan risiko kematian.
Ikhtiar tersebut mesti dilakukan bersama-bersama melibatkan semua elemen masyarakat agar seluruh daerah di Aceh menjadi zona hijau, katanya.
“Partisipasi masyarakat sangat menentukan dalam menjalankan protokol kesehatan, mendukung testing, penelusuran kontak erat kasus COVID-19, dan peningkatan cakupan vaksinasi di setiap kabupaten/kota di Aceh,” ujarnya. (ant)











