Daerah

Wanita Mengaku dari Pidie Jadi Korban Trafficking di Kuala Lumpur

1822
×

Wanita Mengaku dari Pidie Jadi Korban Trafficking di Kuala Lumpur

Sebarkan artikel ini
Seprang Pria yang menanyakan kronologis kejadian kasus Nurmani hingga membawanya ke Kuala Lumpur, Malaysia. FOTO/ ISTIMEWA

 

posaceh.com, Sigli – Sebuah video yang beredar di media sosial tentang seorang perempuan yang mengaku dari Kabupaten Pidie, sempat menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sementara korban telah ditemukan oleh beberapa warga Aceh dan telah diamankan wanita tersebut, korban yang bernama Nurmani asal Gampong Rawa, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (24/4/2022).

Amatan awak media, dari akun medsos Facebook.com bernama ‘samsul samsul’ mengupload video berdurasi 6:18 detik tersebut hingga viral dan mendapatkan komentar beragam dari netizen.

Terlihat dalam video tersebut beberapa warga sedang menanyakan kronologis peristiwa dengan menggunakan bahasa Aceh kepada seorang perempuan yang mengaku bernama Nurmani sedangkan dari pangakuannya merupakan Gampong Rawa, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Nurmani mengatakan kepada beberapa warga dalam video itu, tujuan berangkat ke Malaysia untuk mencari pekerjaan, dirinya berangkat dari Aceh melalui pintu ilegal pada Minggu 10 April 2022, dengan biaya sendiri.
“Saya sudah 11 hari berada di Malaysia tidak tahu harus kemana lagi karena di tipu agen pemberangkatan, hingga saya bertemu dan ditampung oleh warga Aceh disini,”pengakuannya dalam video tersebut.

Nurmani menambahkan lagi kedatangan ke Malaysia merupakan yang kelima kalinya melalui jalur “pintu belakang” tak resmi dirinya mendapat tawaran pekerjaan untuk melayani seorang pria asal India dengan bayaran RM 14 ribu selama dua tahun.

“Waktu tiba di Malaysia, Ia dijemput seorang pria warga Aceh, dan membawa kesatu tempat yang beralamat Taman Kandar nomor C 19 A Ucong, Negeri Slangor,” ceritanya.

Lebih lanjut, diakuinya, jika dirinya bekerja di tempat tersebut, selama empat bulan dia tidak dibayar gaji arena tidak terima perlakukan sepihak oleh Agen ilegal, Nurmani pun melarikan diri.
“Saya diselamatkan oleh beberpa orang Aceh di Malaysia ini yang menemukannya terkatung katung di Kuala Lumpur,” jelasnya

Dalam video itu juga tampak, seorang Pria yang menanyakan alamat pasti dimana dia dijual oleh agen ilegal dan di pekerjakan, saya berjanji akan mengajak anda (Nurmani) bersama Polis Diraja Malaysia untuk menelusuri alamat yang disebutkan dan keberadaan agen illegal yang juga orang aceh tersebut.(Harmadi)