Nasional

Wamenpar Dorong Desa Wisata Nusa Perkuat Potensi Budaya dan Paket Wisata

28
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar, H. M. Ali, S.Sos., M.Si., bersama Asisten III Sekdakab Aceh Besar Bidang Administrasi Umum, Abdullah, S.Sos. dampingi Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati di Desa Wisata Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (13/9/2026). FOTO/ M. HERIZAL

posaceh.com, Kota Jantho – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mendorong Desa Wisata Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, terus mengembangkan potensi budaya dan aktivitas masyarakat sebagai daya tarik wisata. Penguatan sumber daya manusia (SDM), promosi, atraksi, hingga penjualan paket wisata dinilai penting untuk meningkatkan daya saing desa wisata.

Hal tersebut disampaikan Ni Luh Enik Ermawati saat mengunjungi Desa Wisata Gampong Nusa, Aceh Besar, Minggu (13/9/2026). Kunjungan tersebut turut disambut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar H. M. Ali, S.Sos., M.Si., dan Asisten III Sekdakab Aceh Besar Bidang Administrasi Umum Abdullah, S.Sos.,yang mewakili Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris.

Turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Drs. Reza Fahlevi, M.Si., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi, AP dan Camat Lhoknga, Zayadinur, S.STP

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mencoba masak gulai bebek saat kunjungan ke Desa Wisata Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (13/9/2026). FOTO/ M. HERIZAL

Menurut Ni Luh, daya tarik desa wisata tidak hanya bertumpu pada keindahan alam seperti pantai dan air terjun. Budaya, seni, serta aktivitas keseharian masyarakat juga dapat dikemas menjadi pengalaman wisata yang menarik bagi pengunjung.

“Desa wisata memiliki kekuatan budaya dan seni yang menjadi daya tarik wisatawan. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat, dan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung melalui berbagai program Wonderful Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan Kementerian Pariwisata terus mendorong pengembangan desa wisata melalui berbagai program, terutama dalam peningkatan kapasitas SDM serta penguatan sarana dan prasarana. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola potensi wisata secara lebih baik dan berkelanjutan.

“Sekali lagi, mudah-mudahan semangat ini terus terjaga. Kita juga selalu menyiapkan program untuk teman-teman Desa Wisata, mulai dari pelatihan SDM, penguatan sarana dan prasarana, maupun program lainnya sesuai aspirasi dari teman-teman Desa Wisata,” ujarnya.

Selain itu, pengembangan desa wisata juga diarahkan pada aspek promosi dan penguatan produk wisata. Menurutnya, potensi yang dimiliki desa perlu dikemas menjadi atraksi dan paket wisata yang dapat dipasarkan kepada wisatawan.

“Dan sebenarnya kami fokus pada bagaimana kualitas SDM, kemudian promosi… promosi juga kita punya apa… platform-platform untuk promosi teman-teman di Desa Wisata. Terus kemudian penguatan atraksinya dan penjualan-penjualan paket wisata, itu juga kita lakukan. Salah satunya melalui BBWI (Bangga Berwisata di Indonesia),” ujarnya.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati belajar menari tarian Aceh saat kunjungan ke Desa Wisata Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (13/9/2026). FOTO/ M. HERIZAL

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar H. M. Ali, S.Sos., M.Si., mengatakan kunjungan Wamenpar menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat di Aceh Besar. Ia menilai potensi Desa Wisata Nusa perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Pariwisata. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi desa wisata, terutama melalui penguatan SDM, sarana dan prasarana, serta promosi agar semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Lembaga Pariwisata Gampong Nusa, Nurhayati, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap perhatian dari Kementerian Pariwisata dapat mendorong Desa Wisata Nusa semakin maju dan mandiri serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

“Yang pertama kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu yang telah mengunjungi Kampong Nusa di Desa Wisata Nusa. Semoga dengan adanya kunjungan Ibu, Desa Wisata Nusa lebih maju lagi, menjadi desa yang mandiri. Kemudian juga kita terus bisa berkolaborasi, bisa saling bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata,” ujarnya. (Zal)

Exit mobile version