posaceh.com, Banda Aceh – Walikota Banda Illiza Sa’aduddin Djamal mengapresiasi Media Pos Aceh yang begitu aktif menyelenggarakan event olahraga, sehingga ini sangat mendukung Pemerintah Kota Banda Aceh pengembangan dan pembinaan prestasi.
Hal itu disampaikan walikota yang diwakili Kadispora Banda Aceh Reza Kamilin saat membuka Olimpiade Catur HUT ke 14 Media Pos Aceh, Sabtu (17/10).
Reza Kamilin sekaligus membuka dan menjalankan langkah kehormatan sekaligus menandai resminya dimulai olimpiade catur HUT 14 Media Pos
Reza Kamilin mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga tetap memberikan perhatian terhadap pengembangan dan pembinaan olahraga masyarakat serta olahraga prestasi.

“Kita sangat apreasi terhadap event olahraga yang dibuat oleh Media Pos Aceh, seperti olimpiade catur ini dan semoga bisa mendukung pembinaan dan pengembangan prestasi,” ujarnya.
Media Pos Aceh tidak hanya menggelar event catur akan tetapi juga menggelar event sepak bola usia dini U12.
Sebutnya, Pos Aceh telah menggerakkan event olahraga yang membuat masyarat sehat dan bahagia. Seperti olimpiade catur dan sepakbola.
CEO Media Pos Aceh, Tati Ariana, mengatakan olimpiade catur ini diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-14 Pos Aceh yang rutin digelar setiap tahun.

“Ini adalah wujud komitmen manajemen Pos Aceh untuk ikut membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Tati.
Menurutnya, event ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, persahabatan, hiburan, sekaligus menguji, mengasah kemampuan, dan meraih prestasi bagi para atlet.
Selain itu, Media Pos Aceh juga menggelar sepakbola usia dini U12. Event ini juga berlangsung seru dan menghibur masyarakat
Sementara itu Ketua Panitia HUT Media Pos Aceh, Abdul Hadi mengatakan, olimpiade ini
diikuti 21 regu dan 120 pecatur dalam memeriahkan HUT ke-14 Media Pos Aceh.

Event prestisius itu digelar di Kantor Media Pos Aceh, Banda Aceh, 17–18 Oktober 2026.
Turnamen dimulai Sabtu (17/10/2026) dan direncanakan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Kategori beregu diikuti 21 regu dari instansi pemerintah di Aceh dan Sumatera Utara. Sementara kategori perorangan diikuti 110 pecatur dari Aceh, Sumut, dan Bangka Belitung (Babel).

Ajang ini juga diikuti 8 master, terdiri atas 6 Master Nasional (MN) dan 2 FIDE Master (FM). Rinciannya, 4 MN berasal dari Sumut, 2 MN dari Aceh, dan 2 FM dari Aceh.
Untuk kategori beregu mempertandingkan catur cepat dengan kontrol waktu 15 menit + 3 detik increment, sistem Swiss 7 babak, dan dijadwalkan selesai hari ini.
Sedangkan kategori individu akan berlangsung Minggu (18/10/2026) dengan mempertandingkan 9 babak sistem Swiss.

Hadi mengatakan, melalui kegiatan ini, Media Pos Aceh ingin menunjukkan bahwa media tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung kemajuan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda Aceh.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dan melahirkan pecatur-pecatur berprestasi yang mampu mengharumkan nama Aceh,” ujarnya. (Sdm).











